Suara.com - Jenazah pasien yang meninggal karena virus corona jenis baru COVID-19 di Jakarta mulai dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.
Suara.com berupaya melihat secara langsung ke lokasi terkait proses penguburan jenazah pasien corona di TPU Pondok Ranggon, Senin (1/4/2020) pagi.
Sejak pukul 10.00 WIB, sudah ada tiga jenazah korban COVID-19 yang dimakamkan di TPU Pondok Ranggon. Kedua jenazah tersebut tampak dimakamkan terpusat di kompleks Blok AA-1 unit Kristen.
Proses pemakaman sendiri tidak boleh dihadiri oleh keluarga korban. Tampak keluarga korban hanya boleh melihat dari jauh proses pemakaman kurang lebih diberi jarak 100 meter dari liang lahat.
"Mohon pihak keluarga untuk tidak mendekat ke sini (liang lahat)," ucap salah satu Petugas Keamanan TPU Pondok Ranggon di lokasi.
Jenazah dimakamkan oleh para petugas suku dinas kehutanan Jakarta Timur dengan menggunakan alat perlindungan diri (APD) seadanya seperti jas hujan plastik, sepatu boot, topi serta masker.
Proses pemakaman dilakukan secara cepat. Tampak liang lahat sudah dipersiapkan atau sudah tergali sebelum para jenazah korban COVID-19 datang di TPU. Jenazah dikubur langsung bersama peti mati yang membungkus rapih.
Usai jenazah terkubur, keselamatan para petugas juga diutamakan. Hal itu terlihat usai para petugas menguburkan jenazah korban COVID-19 mereka langsung disemprotkan cairan disinfektan di sekujur tubuhnya.
Barulah usai semua proses pemakaman selesai, keluarga baru diperbolehkan mendekat dan memberikan doa kepada jenazah. Itu pun diberikan jarak kurang lebih 1 meter dari makam korban. (Bagaskara Isdiansyah).
Baca Juga: TPU Kayu Manis Bogor Jadi Kuburan Khusus Jenazah Positif Virus Corona
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Pilu Jenazah Pasien Corona: Liang Sudah Digali, Tapi Ditolak Warga
-
CEK FAKTA: Benarkah Jenazah Ibu Jokowi Dimakamkan Bak Jenazah Virus Corona?
-
Seperti Pendeta Sintiche, Jenazah Judy Pengusaha di Batam Dibungkus Plastik
-
Di Sidoarjo, 2 Jenazah Pasien Corona Dikubur Satu Lubang
-
Ditolak Warga, Jenazah PDP Corona di Gowa Akhirnya Dimakamkan
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Minta Bantuan Dana Parpol Naik, ICW Tantang Partai Buka Laporan Keuangan
-
Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time
-
Vonis Seumur Hidup untuk Priyo, Eksekutor Keji yang Habisi 5 Nyawa di Indramayu
-
Korban Penyekapan 3 Tahun Bakal Jalani Operasi Bertahap, Begini Kondisinya Kini
-
Bayar Rp200 Ribu Sebulan Bisa Naik Transjakarta Setiap Hari? Begini Skemanya
-
PBNU Masih Survei Lokasi Muktamar ke-35 NU, Persiapan Teknis Terus Dikebut
-
'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
-
Dalami Amplop dari Bupati Kuansing, KPK Buka Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya
-
Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print