Suara.com - Mantan Ketua KPK Agus Rahardjo mengakui bahwa permintaan kenaikan gaji untuk pimpinan KPK diusulkan saat dirinya menjabat atau di era pimpinan KPK jilid IV periode 2015-2019.
Meski begitu, Agus menekankan usulan kenaikan gaji tersebut untuk periode kepemimpinan berikutnya di Jilid V. Di mana kini pimpinan KPK dikomandoi Firli Bahuri Cs.
"Betul, itu kami (pimpinan jilid IV) yang usulkan di bulan Juli 2019. Usulan kenaikan itu bukan untuk kami yang sedang menjabat. Tapi untuk pimpinan yang akan datang, agar tetap menjaga dan meningkatkan integritasnya," kata Agus dikonfirmasi, Jumat (3/4/2020).
Agus menyebut permohonan usulan kenaikan gaji dibahas oleh pimpinan KPK jilid IV, ketika di mana situasi negara sedang berjalan normal.
Menurut Agus, di tengah situasi negara kini sedang dilanda pandemi virus corona atau Covid-19, membutuhkan anggaran cukup besar untuk membantu seluruh masyarakat. Maka itu, pemerintah pusat dan seluruh pihak kini tengah bahu membahu untuk negara ditengah kondisi krisis saat ini.
"Tidak seperti sekarang ini negara dan bangsa sedang berada dalam kondisi krisis dan darurat. Sebaiknya, saat ini kita perlu berjuang bersama, bahu membahu, untuk segera bisa keluar dari kondisi krisis," ujar Agus.
Maka itu, Agus berharap tidak lagi membahas terkait kenaikan gaji pimpinan KPK di tengah kondisi negara seperti ini.
"Jangan membahas kenaikan gaji dulu," harap Agus.
Agus menyebut bahwa sudah banyak contoh, sejumlah pejabat negara sudah banyak membantu menyumbangkan sebagian gajinya, untuk partisipasi dalam rangka membantu menangani krisis.
Baca Juga: Pimpinan KPK Minta Gaji Naik Rp 300 Juta, Ini Penjelasannya
Pagi tadi, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan pembahasan kenaikan gaji untuk pimpinan tersebut sudah dilakukan sejak kepemimpinan KPK jilid IV, atau era Agus Rahardjo Cs.
"Kami sudah cek dan konfirmasi atas informasi usulan tersebut. Prinsipnya benar usulan tersebut memang ada diperiode pimpinan jilid 4 tanggal 15 Juli 2019," kata Ali dikonfirmasi, Jumat (3/4/2020).
Lebih lanjut, pimpinan KPK saat ini kata Ali, tengah fokus membantu pemerintah pusat dalam penanganan pada sektor anggaran dalam penanganan pandemi covid-19.
"Sikap pimpinan KPK sekarang di tengah wabah covid-19 jelas, tidak akan ada pembahasan pada hal yang bukan prioritas. Pimpinan KPK akan fokus pada penangangan pandemi covid-19. Semua juga melakukan hal yang sama pada covid-19. Kita semua juga harus melakukan hal yang sama," ujar Ali.
Tag
Berita Terkait
-
Fakta yang Terungkap dalam Persidangan terkait Buronan KPK Harun Masiku
-
KPK Berharap Menteri Yasonna Tak Permudah Pembebasan Napi Koruptor
-
Berlangsung Tertutup, KPK Harus Ulangi Proses Seleksi Deputi Penindakan
-
KPK Siap Hukum Mati Penyeleweng Anggaran Wabah Corona Rp 405,1 Triliun
-
Pegawai KPK Masih WFH Sampai 21 April
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami