News / Nasional
Sabtu, 04 April 2020 | 21:24 WIB
Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zulkieflimansyah mengatakan, ia enggan latah menerapkan lockdown atau karantina wilayah di daerahnya.

Menurutnya, lockdown harus menyesuaikan kondisi daerah masing-masing. Untuk wilayahnya sendiri, dinilai belum perlu penguncian.

"Jadi memang tidak latah mengatakan lockdown. Kondisi tiap negara berbeda kok," kata Zulkieflimansyah dalam diskusi yang disiarkan salah satu radio swasta, Sabtu (4/4/2020).

Menurutnya, kalau diterapkan lockdown di NTB, itu nanti sudah menjadi langkah yang betul-betul dipertimbangkan dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Kendati begitu, ia mengatakan, pengawasan ketat tetap diberlakukan guna mencegah penyebaran virus corona covid-19.

"Tapi bantuan alat pelindung diri kemudian rapid tester dan segala macam itu tak mungkin ada kalau bandara tak buka. Dan yang paling buat kami NTB sendiri, kalau kita mau menutup bandara dengan lockdown begitu,  ribuan tenaga kerja kita dari luar daerah menjelang bulan puasa ingin balik," ujarnya.

"Nah anak kami yang mondok di pulau jawa ribuan jumlahnya itu ingin pulang kampung juga," kata dia.

Lebih lanjut, menurut pria yang akrab disapa Zul ini, NTB tetap berupaya wabah corona ini bisa dikendalikan. Baginya yang paling penting dari sekadar lockdown adalah mengatasi dampak ekonomi sosial.

"Yang paling penting juga mengantisipasi dampak sosial ekonominya."

Baca Juga: Sempat Diisolasi Sejak Jumat, Pasien di RSUD NTB Meninggal Dunia

Load More