Suara.com - Kabar duka kembali datang dari Kota Medan, Sumatera Utara. Dimana seorang pasien dalam pengawasan (PDP) yang tengah menjalani perawatan isolasi di Rumah Sakit Martha Friska Multatuli meninggal dunia, Rabu (8/4) malam.
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut dr Aris Yudhariansyah yang dikonfirmasi, Kamis, membenarkan adanya seorang PDP COVID-19 yang tewas di RS tersebut.
PDP COVID-19 itu berinisial FG berusia 46 tahun, asal Kecamatan Medan Labuhan. "Ada PDP yang meninggal di Martha Friska baru saja," katanya.
Aris menyebutkan, pasien tersebut belum diketahui apakah positif terpapar COVID-19. Sebab terhadap PDP tersebut belum sempat dilakukan rapid test atau pemeriksaan cepat.
PDP tersebut kata Aris, rencananya akan langsung dikebumikan di Tempat Pemakaman Khusus (TPK) korban COVID-19 di Simalingkar. "Pasien akan akan dikebumikan," katanya.
Untuk data kasus COVID-19 di Sumatera Utara, hingga Rabu jumlah orang yang positif terinfeksi COVID-19 berjumlah 84 orang, dimana 55 orang positif berdasarkan PCR, dan 29 orang berdasarkan rapid test.
Sementara untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 140 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 3.323 orang. Kemudian, pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia berjumlah tujuh orang, sedangkan yang berhasil sembuh berjumlah delapan orang.
Sumber: Antara
Berita Terkait
-
Takut Bawa Corona, 500 TKI Malaysia Diisolasi di Medan
-
Lewat Maklumat, Ini 4 Tuntutan PA 212 kepada Pemerintah Terkait Corona
-
MRT Sepi Penumpang H-1 Jelang Jakarta PSBB Corona
-
Ortunya Tak Terjangkit, Bayi 2 Tahun Sakit-sakitan dan Berstatus PDP Corona
-
Daftar 10 Jenis Angkutan Barang Boleh Beroperasi Selama Jakarta PSBB Corona
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!
-
Pakar UMY Desak Batas Peradilan Militer Dipertegas: Jangan Jadi Pengecualian Hukum
-
BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu
-
Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana
-
Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!
-
Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026
-
DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat
-
Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya