Suara.com - Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengungkapkan, sebanyak 4 juta orang sudah mendaftarkan diri sebagai calon penerima manfaat.
Menurut Denni, angka tersebut hanya didapatkan sejak 4 hari masa pendaftaran dibuka.
"Untuk program prakerja sejak dirilis (11 April 2020) telah terdaftar empat juta orang melalui situs resmi www.prakerja.go.id," kata Denni dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Selasa (14/4/2020).
Denni menyebut para calon penerima kartu prakerja itu akan mendapatkan hasilnya sehari setelah tenggat waktu pendaftaran gelombang pertama, yaitu Jumat (17/4/2020) mendatang.
Gelombang pendaftaran pertama sendiri akan ditutup pada Kamis, 16 April 2020, pukul 16.00 WIB.
Jika belum diterima pada gelombang pertama, pendaftar dapat bergabung di gelombang kedua dan tidak perlu mengulang proses dari awal.
Dalam program ini, pemerintah akan menyalurkan kartu prakerja kepada 5,6 juta orang yang di-PHK dan pekerja informal yang terdampak pandemi virus corona covid-19.
Sasaran penerima Kartu Pra Kerja adalah WNI berusia minimal 18 tahun yang tidak sedang mengenyam pendidikan formal.
Setiap peserta akan mendapatkan total insentif bantuan pelatihan sebesar Rp3,55 juta; biaya pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp50 ribu untuk tiga kali.
Baca Juga: Cara Daftar Kartu Prakerja di Jawa Timur
Denni menyebut uang baru akan ditransfer ketika pelatihan sudah rampung melalui BNI, OVO, Gopay, dan Link Aja.
Pemerintah berharap kartu pra kerja ini menjadi jaring pengaman sosial untuk meringankan beban pekerja terdampak wabah covid-19.
Berita Terkait
-
Cara Daftar Kartu Prakerja di Jawa Timur
-
Rachland Kritik Kartu Prakerja: Emang usai Pelatihan, Ada Lowongan?
-
Kena PHK Akibat Corona, Begini Cara Daftar Biar Dapat Kartu Prakerja
-
Program Kartu Prakerja Resmi Dibuka, Akan Rekrut 164 Ribu Peserta
-
4.080 Warga di Yogyakarta Diusulkan Dapat Kartu Prakerja
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Panglima TNI Rombak Besar-besaran: 12 Jenderal AD Dimutasi, Salah Satunya Jampidmil
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Dapat Salinan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor, Bonatua Jadi Ahli Meringankan Roy Suryo Cs Hari Ini
-
Membersihkan 'Telur-telur Busuk', Hashim Tegaskan Akan Ada Pejabat yang Dicopot Prabowo
-
ICW Bongkar Pengaruh Pemerintah Prabowo-Gibran ke Merosotnya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia
-
Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
-
KPU Serahkan Salinan Ijazah UGM Jokowi Tanpa Sensor, Roy Suryo Klaim Temukan Kejanggalan Baru
-
Fenomena Bulan Baru Bisa Picu Banjir Rob, 12 Wilayah Jakut Masuk Status Waspada hingga 16 Februari
-
Gus Ipul Jelaskan Penonaktifan BPJS PBI: Tidak Sepihak, Data dari Kepala Daerah
-
Merasa Dikriminalisasi, Roy Suryo dkk Ajukan Uji KUHP dan UU ITE ke Mahkamah Konstitusi