Suara.com - Pemberlakuan lockdown atau Movement Control Order (MCO)selama pandemi corona di Malaysia berjalan begitu ketat.
Saking ketatnya, seorang ayah sampai harus memecah celengannya untuk membayar denda pelanggaran yang dilakukan anaknya.
Mengalihbahasakan dari World of Buzz, seorang pengguna facebook bernama Siti Rohaiza mengunggah sebuah cerita mengenai sebuah keluarga yang membayar denda pelanggaran Movement Control Order.
Kepada World of Buzz, Siti menceritakan bahwa ia bekerja di Kantor Departemen Kesehatan Johor.
Ia menerima uang denda dari seorang ayah atas pelanggaran anaknya pada Rabu (15/4/2020).
Anak laki-laki berusia 18 tahun tersebut kedapatan melanggar aturan lockdown yang telah dilakukan selama hampir sebulan di Malaysia.
Atas pelanggaran itu, sang ayah menyerahkan kepadanya uang denda berupa satu lembar pecahan 1 Ringgit Malaysia dan beberapa lembar pecahan 5 Ringgit Malaysia serta ratusan pecahan uang koin.
Siti lalu bertanya kepada lelaki itu mengapa ia membayar dengan pecahan uang tersebut.
Jawaban ayah tersebut mengejutkan Siti, si ayah menjawab,"Aku pecahkan celenganku".
Baca Juga: Tahun Depan Semua Orang Ingin Keluar Menikmati Alam Usai Covid-19 Berlalu
Dari kejadian tersebut, Siti mengingatkan kepada seluruh pemuda dan anak-anak untuk tetap di rumah saja jika memang tidak ada kepentingan untuk keluar.
Ia menuliskan bahwa jika melanggar aturan, risiko denda akan ditanggung oleh orang tua pelanggar. Padahal, mencari uang tidak lah mudah, terlebih di saat-saat krisis seperti ini.
"Saya harap anak-anak akan membalas budi orang tua mereka di masa depan. Sangat sedih mengetahui seorang ayah sampai harus memecahkan tabungan hanya untuk mengeluarkan anaknya dari masalah ini," tulis Siti.
Berita Terkait
-
Ditangkap karena Jalan saat Wabah Corona, 2 Wanita Malah Diperkosa Polisi
-
Kronologi Oknum Polisi Sekap dan Perkosa Dua Turis Asing di Hotel
-
Jadi Gerbang Transit TKI Ilegal, Bupati Bintan Minta Pelaku TPPO DItindak
-
Dampak Malaysia Lockdown, TKI Ilegal Serbu Jalur Tikus di Pulau Bintan
-
TKI di Ciberjaya Terima Bantuan dari Menteri Agama Malaysia
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Akademisi UI Kritik Kehadiran Aparat di Kampus Saat Ujian Doktoral Dokter Tifa
-
Gubernur Jateng Garansi Izin Kapal Nelayan Kecil Gratis: Ketemu Pungutan, Laporkan!
-
iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset
-
Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'
-
Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung
-
KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi