Suara.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Arifin mengakui jumlah pengemis musiman atau manusia gerobak yang datang ke Jakarta sudah meningkat. Terlebih lagi pada masa awal ramadhan ketika kedatangan pengemis ke ibu kota selalu meningkat tajam.
Arifin lantas menyebut sudah menyiagakan jajarannya untuk memantau kemunculan para pengemis musiman. Jika ditemukan, ia mengatakan akan langsung menindaknya.
"Tetap kita akan melakukan tindakan ya untuk mereka yang menganggu ketertiban umum, ada di pinggir-pinggir jalan, di simpang-simpang lampu merah dan sebagainya," ujar Arifin saat dihubungi Suara.com, Jumat (24/4/2020).
Selain mengganggu ketertiban umum, kehadiran para pengemis dadakan ini juga membahayakan. Pasalnya, mereka selalu berada di luar rumah di tengah mewabahnya virus corona atau Covid-19.
"Membahayakan terkait dengan penanganan virus corona ini karena mereka di jalan itu juga tidak menggunakan masker, walaupun ramai-ramai seperti itu," tuturnya.
Arifin menyebut pihaknya akan melakukan pendataan terlebih dahulu. Selanjutnya ia akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah asalnya untuk penanganan selanjutnya.
"Mungkin kita akan kordinasi dengan daerah tempat asal apakah kita lakukan pemulangan atau seperti apa tindakannya ini, yang jelas mereka tidak boleh ada di jalan-jalan ya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Kejagung Ungkap Alasan Pencopotan Empat Kajari: Tak Profesional dan Konflik Kepentingan
-
Wapres Gibran Dorong Percepatan RUU Perampasan Aset untuk Miskinkan Koruptor
-
Aksi Guru Madrasah di DPR: Soal PPPK, Tunjangan, dan Ketimpangan Sistem
-
Rampung Akhir Bulan, Taman Bendera Pusaka Bakal Alih Fungsi Jadi 'Waduk' Saat Curah Hujan Tinggi
-
Prabowo Tidak Akan Anugerahkan Tanda Kehormatan ke Kapolri, Ini Alasannya
-
Pertemuan Prabowo dengan Taipan Dikritik: Kontradiktif dengan Semangat Lawan Oligarki!
-
Bukan Inisiatif Prabowo, Ahmad Khozinudin Sebut 5 Pengusaha Panik dan Minta Ketemu
-
Gus Ipul Desak Wali Kota Denpasar Tarik Ucapan Dinilai Menyesatkan Publik
-
Sarmuji Tegas ke Kader Golkar: Jangan Ada Jeruk Makan Jeruk di Koalisi
-
Ungkap Bobroknya Pilkada Langsung, Pengamat Singgung Perbaikan Sistem Pemilu