Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Rabu (29/4/2020), klaim dalam artikel tersebut tidak benar.
Portal media Suaranasional menyadur artikel dari media Kompas.com yang berjudul 'Gibran: Bila Patuh Anjuran Pemerintah, Wabah Corona Segera Usai' yang tayang pada 24 April 2020.
Artikel pada Suaranasional menyalin isi artikel Kompas.com namun mengubah judulnya menjadi 'Corona Merebak, Gibran Salahkan Rakyat Tak Patuhi Aturan Pemerintah'. Selain itu, media tersebut mengambil foto artikel dari Detik.com dengan judul artikel 'NasDem Ungkap Syarat Usung Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution' yang tayang pada 31 Desember 2019.
Dalam artikel yang dimuat oleh Suaranasional tidak ada satupun pernyataan yang menyatakan Gibran menyalahkan rakyat karena tak mematuhi aturan pemerintah.
Dalam artikel tersebut berisi imbauan dari Gibran agar mematuhi aturan pemerintah sehingga bisa mencegah penularan virus corona.
"Apabila kita semua patuh engan berbagai anjuran pmerintah dan tenaga ahli, Insyaallah wabah ini segera usai dan aktivitas akan normal kembali," kata Gibran
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, klaim yang menyebutkan bahwa Gibran menyalahkan warga yang tak mau mematuhi aturan pemerintah adalah klaim yang salah. Klaim tersebut masuk dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Baca Juga: 1.000 Hari Berkiprah, Wuling Tepis Pandangan Negatif Mobil China
Berita Terkait
-
5 Hari Larangan Mudik, 5.343 Mobil dan 466 Motor Dipaksa Putar Balik
-
12 Jam Lebih Belum Dikubur, Jenazah Berstatus PDP Corona Terlantar di RS
-
Kawanan Tikus Penuhi Jalanan Jepang Usai Berlakukan Karantina Akibat Corona
-
Warga Mengaku Dapat Mukjizat Tape Jadi Obat Corona, Ganjar: Kamu Mimpi?
-
Minta Diawasi, Kades di Sukabumi Siap Salurkan BLT dari Dana Desa ke Warga
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Komnas HAM: Ada Potensi Pelaku Lain dalam Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Prabowo: Meski Krisis Timur Tengah Picu Lonjakan Harga Energi, Kondisi Indonesia Masih Aman
-
Kekerasan Seksual di Transportasi Online Berulang, Sistem Keamanannya Bermasalah?
-
Ungkit Omongan Prabowo, KontraS Polisikan 4 Anggota BAIS Pakai Pasal Percobaan Pembunuhan-Terorisme!
-
Prabowo: Jika Pemerintah Dinilai Tak Baik, Ganti Lewat Pemilu atau Impeachment
-
Siapa Shehbaz Sharif? Tokoh Kunci di Balik Gencatan Senjata AS-Iran
-
Minta Evaluasi Mingguan, Ketua DPRD DKI Kawal Kebijakan WFH ASN Jakarta Agar Tak Rugikan Warga
-
Diduga Salah Injak Gas, HR-V Tabrak Motor di Joglo: Massa Kesal dan Pukul Kaca Mobil
-
Hizbullah Ancam Israel: Jika Langgar Gencatan Senjata, Iran Siap Turun Tangan
-
Polisi Intip Polisi! Briptu BTS Nekat Rekam Polwan di Kamar Mandi Asrama, Terancam Sanksi Etik