- Hizbullah mengancam akan merespons Israel jika gencatan senjata tidak mencakup wilayah Lebanon secara adil dan menyeluruh.
- Perdana Menteri Israel menegaskan operasi militer di Lebanon tetap berlanjut karena kesepakatan Amerika dengan Iran terbatas.
- Presiden Lebanon menyambut baik gencatan senjata tersebut sebagai langkah awal menuju perdamaian yang lebih luas di kawasan.
Suara.com - Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah perwakilan Hizbullah melontarkan ancaman keras kepada Israel.
Pihak Hizbullah menegaskan bahwa pelanggaran gencatan senjata di Lebanon bisa memicu respons langsung dari Iran.
Anggota parlemen Lebanon dari Hizbullah, Ibrahim al-Moussawi, menyatakan bahwa hingga kini belum ada pengumuman resmi dari kelompoknya terkait kesepakatan gencatan senjata.
Namun, al-Moussawi menekankan bahwa perjanjian tersebut seharusnya mencakup Lebanon.
“Jika musuh Israel tidak mematuhi gencatan senjata, maka tidak ada pihak lain yang akan melakukannya. Akan ada respons dari kawasan dan Iran,” tegasnya dalam wawancara dengan media Lebanon seperti dinukil dari Ynet, Rabu (8/4).
Al-Moussawi juga menyoroti peran Iran dalam memastikan Lebanon masuk dalam kesepakatan.
Menurutnya, posisi politik Lebanon tidak boleh lemah dalam menghadapi situasi ini.
“Negosiasi tidak boleh dilakukan dari posisi menyerah, tetapi harus berbasis kekuatan yang muncul secara regional dan lokal,” ujarnya.
Di sisi lain, Presiden Lebanon, Joseph Aoun, menyambut baik gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran.
Baca Juga: Gencatan Senjata AS-Iran: Daftar 10 Tuntutan Teheran yang Disetujui Trump dan Fakta Terbarunya
Aoun berharap kesepakatan tersebut menjadi langkah awal menuju perdamaian yang lebih luas di kawasan.
“Kami berharap ini menjadi langkah pertama menuju kesepakatan final dan komprehensif atas berbagai konflik di kawasan,” kata Aoun.
Aoun menegaskan komitmen Lebanon untuk memastikan stabilitas regional yang mencakup negaranya secara berkelanjutan.
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan bahwa gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran tidak mencakup Lebanon.
Pernyataan ini sekaligus memastikan operasi militer Israel di wilayah tersebut akan tetap berlanjut.
Dalam pernyataan resmi pada Rabu (8/4), kantor PM Netanyahu menyambut keputusan Donald Trump untuk menghentikan sementara serangan terhadap Iran.
Netanyahu menegaskan bahwa kesepakatan itu hanya berlaku untuk konflik langsung dengan Teheran.
“Gencatan senjata selama dua minggu ini tidak mencakup Lebanon,” tegas Netanyahu dilansir dari Aljazeera.
Ia juga menyatakan dukungan terhadap upaya AS memastikan Iran tidak lagi menjadi ancaman nuklir, rudal, maupun teror bagi kawasan dan dunia.
Berita Terkait
-
Gencatan Senjata AS-Iran: Daftar 10 Tuntutan Teheran yang Disetujui Trump dan Fakta Terbarunya
-
Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?
-
Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia
-
Donald Trump Sebut Ada Peran China di Balik Gencatan Senjata Iran dan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata dengan Iran, Netanyahu: Israel Tetap Akan Bombardir Lebanon
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tiket Solo Run Fest 2026 Diskon 20 Persen via BRImo, Cek Cara Klaimnya
-
Ongkos Sebuah Kegagalan: Mengapa Orang Dewasa Sulit Mencoba Hal Baru?
-
Lewat wondrX 2026, BNI Perkuat Kedekatan Penggemar dengan Para Bintang Bulu Tangkis
-
Apakah Tinted Sunscreen Wajib Diset Pakai Bedak Tabur? Pahami Dulu 5 Hal Ini
-
Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat
-
Pedro Acosta Tak Takut pada Marc Marquez, Persaingan di Ducati Bakal Panas?
-
Tekan Stunting di Maluku Utara, Edukasi Gizi Diperkuat hingga Tingkat Keluarga
-
Cara Merawat Kulit Terbakar Matahari Pakai Serum Centella Asiatica, Ikuti 10 Tipsnya
-
Review Film Mutiny: Sinema Aksi Cepat Tanpa Basa-Basi yang Penuh Adrenalin!
-
Pecah! Gelar Pertunjukan HIVI! Tutup MOKAKU UPI 2026 di Bumi Siliwangi