- Briptu BTS diduga merekam seorang Polwan di kamar mandi asrama SPN Polda Jawa Tengah pada September 2025 lalu.
- Propam Polda Jawa Tengah sedang mendalami kasus asusila tersebut melalui proses penyidikan internal serta sidang kode etik profesi.
- Briptu BTS kini dalam pemantauan ketat pihak berwenang dan terancam sanksi berat jika terbukti melakukan pelanggaran disiplin kepolisian.
Suara.com - Institusi kepolisian kembali diguncang isu miring dari dalam asrama. Seorang anggota polisi berinisial Briptu BTS dilaporkan atas dugaan pelanggaran kesusilaan yang tergolong nekat, merekam seorang Polisi Wanita (Polwan) saat tengah berada di kamar mandi.
Insiden memalukan ini dilaporkan terjadi di lingkungan asrama Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Tengah pada September 2025 lalu. Kini, nasib Briptu BTS berada di ujung tanduk seiring dengan proses penyidikan internal yang tengah berjalan.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto menegaskan bahwa kasus ini sedang didalami secara serius oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng.
"Saat ini proses masih berjalan sebagai bagian dari pendalaman untuk memastikan penanganan yang komprehensif dalam rangka sidang kode etik," ujar Artanto di Semarang, Rabu (8/4/2026).
Bermula dari Laporan Provos
Kasus ini mencuat setelah korban melaporkan tindakan Briptu BTS ke Unit Provos SPN Polda Jawa Tengah. Laporan tersebut kemudian ditarik ke Polda Jawa Tengah untuk ditangani secara lebih luas oleh Bidpropam.
Artanto memastikan pihaknya tidak akan pandang bulu dalam menyikapi tindakan pelecehan di lingkungan kepolisian. Ia menjamin proses hukum internal akan berjalan transparan.
"Setiap laporan yang masuk akan diproses secara profesional dan objektif," tegasnya.
Hingga kekinian, baru satu korban yang secara resmi melaporkan tindakan asusila tersebut.
Terkait alasan atau motif di balik aksi rekam diam-diam tersebut, Artanto menyebut hal itu akan dibedah secara mendalam dalam persidangan nanti.
Baca Juga: Bantah Jadi Pendana Isu Ijazah Jokowi, JK: Saya Bukan Tipe Kritik dari Belakang Apalagi Bayar Orang!
"Berkaitan dengan motif terlapor, hal tersebut akan diungkap dalam sidang kode etik profesi," jelas Artanto.
Saat ini, Briptu BTS diketahui masih bertugas di SPN Polda Jawa Tengah. Namun, ruang geraknya dipantau ketat oleh tim Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jateng untuk memastikan tidak ada gangguan pada proses pemeriksaan.
Sanksi berat kini menanti Briptu BTS jika dalam sidang kode etik terbukti melakukan pelanggaran berat yang mencoreng martabat kepolisian. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Perusahaan Investasi UGM Segera IPO, Target Raup Dana Rp45,2 Miliar
-
Perbedaan Sabun Cuci Muka Barber Daily Warna Hijau dan Biru untuk Apa?
-
Rekening Aktivis Pati Terblokir Jelang Demo, DPR Akan Konfirmasi ke Bank
-
Jay Idzes Cuma jadi Cadangan Saat Sassuolo Kalah dari Atalanta, Ini Kata Alberto Aquilani
-
Salah Desil Bisa Pengaruhi Bansos, Dinsos Gunungkidul Buka Jalur Koreksi Data
-
Ulasan Hidayah: Film Horor Mencekam tentang Tobat dan Pengampunan Tuhan
-
Warga Pati Mengadu ke DPR: Hoaks hingga Aksi Ricuh Bikin Investor Takut Masuk
-
Rombongan 5 Mobil Terobos CFD Jakarta, Barrier Dibuka Paksa hingga Pakai Strobo
-
Soal Rekening Aktivis Pati Diblokir, Andre Rosiade: Bank Himbara Tak Mungkin Main Sepihak
-
Galaxy S27 Ultra Dikabarkan Ubah Total Desain Kamera, Tak Lagi Bawa 4 Lensa