Suara.com - Seorang pria berpakaian layaknya dokter wabah abad ke-17 di Hellesdon, Norwich, Inggris. Dia menakut-nakuti warga setempat di tengah kebijakan lockdown.
Dilansir 9News, pria yang tidak dikethui namanya itu disinyalir telah berjalan-jalan menggunakan kostum tersebut hampir selama dua pekan.
Foto pria dengan kostum mirip burung gagak itu telah ramai dibicarakan lewat sebuah komunitas online. Beberapa dari mereka mengakui pakaian tersebut cukup menakutkan, seperti dilaporkan BBC.
"Pakaian itu menakut-nakuti hidup putri saya. Itu mengerikan untuk anak-anak," tulis salah seorang anggota komunitas dilansir BBC, Kamis (30/4/2020).
"Dengan santai berjalan-jalan di sekitar desa dengan kostum wabah? Itu tidak normal. Sangat mengerikan bagi anak-anak kecil," tulis anggota lain.
Adapun pihak kepolisian setempat saat ini masih mencari keberadaan pria tersebut. Bukan untuk menindak, polisi menyebut bakal memberi nasihat kepadanya.
"Kami ingin melacak individu tersebut untuk memberikan kata-kata nasihat terkait akibat dari tindakannya kepada masyarakat setempat," kata polisi daerah Norflok.
Kostum dokter wabah abad ke-17 merupakan pakaian populer untuk menghadiri acara karnaval Venesia setiap tahunnya.
Kostum itu memiliki topeng runcing yang pada praktiknya diperuntukan untuk melindungi dokter saat merawat pasien, terutama selama pandemi PES di Eropa.
Baca Juga: Inggris Krisis Perlengkapan Medis, Seniman Ini Malah Timbun APD di Rumah
Paruhnya didesain runcing untuk mengisi rempah-rempah dan parfum yang pada abad ke-17 diyakini mampu melindungi dokter dari racun yang keluar dari mayat.
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok
-
Memanas! Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran yang Incar Kapal Induk USS Abraham Lincoln
-
Prakiraan Cuaca Jawa Barat 4 Februari 2026: BMKG Prediksi Hujan Siang Hari
-
Baru Dibuka, 22.494 Tiket Kereta H-1 Lebaran dari Jakarta Ludes Terjual
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak