Suara.com - Nabi Muhammad SAW lahir di kota Mekah pada tahun 571 Masehi atau 12 Rabiul Awal Tahun Gajah. Ia terlahir sebagai yatim piatu. Ayahnya, Abdullah meninggal dunia sebelum ia lahir ke dunia. Sementara Aminah, ibunda Rasulullah meninggal usai melahirkan.
Nabi Muhammad SAW diyakini lahir di rumah kakeknya, Abdul Muthalib. Tak ada yang tahu persis dimana lokasi rumah itu. Namun, sebagian umat muslim meyakini lokasinya berada di area yang saat ini berubah menjadi perpustakaan.
Perpustakaan itu sendiri terletak tak jauh dari Masjidil Haram. Bentuknya sederhana, tanpa pilar-pilar yang menjulang tinggi seperti bangunan di sekitar sana. Di bagian depan bangunan tertulis Maktabah Makkah al Mukarramah atau Perpustakaan Makkah al Mukarramah.
Sekilas, bangunan itu juga tampak sepi untuk ukuran perpustakaan. Tak ada yang lalu lalang karena memang ditutup untuk publik.
Di sisi kiri bangunan terdapat maklumat yang ditempel dalam ukuran cukup besar. Maklumat itu ditulis dalam enam bahasa yaitu bahasa Arab, Inggris, Turki, India, Urdu, dan Arab Afrika.
Tertulis, "Kepada saudara muslim, tidak disyariatkan ziarah tempat ini dengan tujuan pengkultusan ibadah, disebabkan tidak ada dalil yang menjelaskan tentang itu."
Otoritas Arab Saudi memang tak memiliki bukti kuat yang menunjukkan tempat itu dulunya adalah lokasi kelahiran Rasulullah SAW. Namun, publik terlanjur mempercayainya. Oleh sebab itu, mereka menempel maklumat tersebut agar tidak menjadi bid'ah.
Bahkan, mengutip Quora, bangunan itu sempat akan dihancurkan oleh pemerintah Arab Saudi untuk perluasan bangunan Masjidil Haram. Namun, hingga saat ini hal itu urung dilakukan.
Baca Juga: Jadi Korban Pembegalan, Hariyono Pukul Mundur 4 Pelaku, Begalnya Terluka
Berita Terkait
-
Fakta di Balik Pembangunan Kampung Haji Indonesia, Apa Untungnya Buat Jemaah?
-
Cristiano Ronaldo Diprediksi Akhiri Aksi Mogok, Siap Bela Al Nassr Akhir Pekan Ini
-
Toni Kroos: Tanpa Ronaldo, Tidak Ada yang Nonton Liga Arab Saudi
-
Debut Sensasional Karim Benzema di Al Hilal, Cetak Hattrick dan Satu Assist
-
Ramadan di Saudi, Perpaduan Refleksi Spiritual dan Pesona Destinasi Dunia
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun
-
Jabbar Idris Buka Muswil PPP Sulbar, Konsolidasi Partai Didorong Menuju Pemilu 2029
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta