Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mempercepat penanganan virus Corona Covid-19 memiliki dampak ekonomi yang besar.
Bahkan banyak orang yang terpaksa harus mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Kendati demikian, Anies meminta agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik.
Terkait, banyaknya PHK, Anies menyatakan bisa diganti setelah situasi kondusif.
"Kita menyaksikan akibat pembatasan itu begitu banyak orang yang kesulitan secara ekonomi. Pekerjaan yang hilang Insya Allah nanti bisa kita cari gantinya," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (1/5/2020).
Meski pekerjaan bisa diganti, ia menyatakan nyawa tidak bisa.
Jika masyarakat tetap memaksa bekerja seperti biasa di tempat kerja atau di luar rumah, maka penularan Corona bisa terjadi dan berujung pada kemungkinan kematian.
"Tapi bila terjadi penularan, harus dirawat di rumah sakit, bahkan sebagian meninggal. Belum ada subsidi yang bisa menggantikan," tuturnya.
Karena itu, ia meminta agar masyarakat tetap berada di rumah.
Baca Juga: Menkes Setujui PSBB Jabar, Mulai Dilaksanakan 6 Mei
Jika memang terdampak secara ekonomi, ia akan membantu dengan bantuan sosial agar tak perlu ke luar rumah dan bekerja seperti biasa.
"Karena itu mengapa kita semua harus sadar berapa pentingnya melewati masa-masa sulit ini dengan disiplin tetap berada di rumah," pungkas Anies.
Berita Terkait
-
Menkes Setujui PSBB Jabar, Mulai Dilaksanakan 6 Mei
-
98,4 Persen Bansos DKI Tepat Sasaran, Anies Minta Diberitakan
-
Bansos Tahap Dua Tertunda, Gubernur Anies: Akan Diberikan Bingkisan Lebaran
-
PSBB Surabaya Raya: Begini Suasana Masjid Ampel di Malam ke-9 Ramadan
-
Curhat di Hari Buruh, Sigit Minta Tenaga Kerja Asing di Indonesia Dikurangi
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel
-
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran
-
Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan
-
Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang