Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump enggan mengomentari kabar terbaru pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. Seperti diberitakan sebelumnya Kim Jong-un dikabarkan kritis usai menjalani operasi jantung, bahkan meninggal dunia.
Namun, semua kabar dan spekulasi yang beredar sejak beberapa pekan lalu kini terpatahkan. Dilaporkan kantor berita Korea Utara, KCNA, Kim Jong-un muncul di depan publik untuk pertama kalinya setelah tak terlihat sejak 11 April lalu.
Pemimpin berusia 36 tahun itu dikabarkan menghadiri acara pembukaan sebuah pabrik pupuk di Korea Utara. Dalam siaran KCNA, Kim yang terlihat dalam kondisi sehat dan bugar, meresmikan pembukaan pabrik pupuk tersebut dengan memotong pita.
"Saya lebih suka untuk tidak mengomentarinya," ujar Donald Trump dilansir Reuters, Sabtu (2/5/2020).
"Kita akan mengatakan sesuatu tentang itu pada waktu yang tepat," tambahnya.
Donald Trump dan Kim Jong-un diketahui memiliki hubungan yang cukup baik. Keduanya telah melakukan tiga kali pertemuan untuk membahas denuklirisasi Korea Utara.
Saat diwawancarai Reuters perihal seberapa Donald Trump mengenal putra dari diktator Korea Utara sebelumnya, Kim Jong-il, dia dengan percaya diri mengaku tau banyak hal.
"Saya tahu segalanya (tentang Kim Jong Un)," kata Trump.
Spekulasi terkait kondisi kesehatan Kim Jong-un merebak setelah pemimpin berjuluk Rocket Man itu tak terlihat dalam perayaan peringatan hari lahir pendiri Korea Utara, Kim Il Sung, 15 April lalu. Kim Il Sung merupakan kakek dari Kim Jong-un yang memimpin Korea Utara menggantikan sang ayah, Kim Jong Il.
Baca Juga: Kim Jong-un Muncul di Depan Umum di Tengah Spekulasi tentang Kesehatannya
Berita Terkait
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Robert De Niro Lantangkan Seruan 'No King': Tolak Ambisi Perang Trump terhadap Iran
-
Pernyataan Donald Trump soal AS Incar Kuba Jadi Sorotan Dunia
-
Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg
-
8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat