Suara.com - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memprediksi 99 persen kasus Virus Corona di Indonesia akan berakhir Juni 2020.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19 sekaligus mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengamini prediksi LSI Denny JA.
"Amin ya (Kalau prediksinya berakhirnya Juni)," ujar Sandiaga saat membagikan paket sembako kepada keluarga pemulung di Jalan Pangkalan Lima, Bantargebang, Sabtu (2/5/2020).
Meski begitu, Sandiaga meminta semua pihak tetap semangat melawan Covid-19. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dan tetap berada di rumah untuk mencegah penyebaran Virus Corona.
"Tapi jangan sampai kita kendur perlawanan kita terhadap Covid-19. Jangan sampai kita lengah. Kita terus di rumah saja jaga jarak, kita pakai masker," ucap dia.
Tak hanya itu, Sandiaga menyebut aksi sosial pemberian paket sembako kepada pemulung di Bantargebang yang dilakukanya merupakan bentuk kontribusi untuk membantu pemerintah menangani pandemi Corona.
"Kita beri bantuan kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan seperti hari ini dilakukan. Kita harus berkontribusi, ini adalah hal yang sangat sulit buat bangsa dan negara kita harus bergotong royong," katanya.
Sebelumnya, LSI Denny JA melakukan riset dengan mengolah data dari berbagai sumber tren kasus Covid-19 di sejumlah negara termasuk Indonesia. LSI memprediksi kasus corona di Indonesia akan berakhir pada Juni 2020.
"Negara Indonesia termasuk negara menengah (Kategori B) dari sisi kecepatan menyelesaikan kasus virus Corona untuk mencapai level 99 persen tuntas. Tercapainya level 99 persen itu untuk kasus Indonesia diperkirakan di bulan Juni 2020," tulis LSI Denny JA dalam keterangannya, Rabu (29/4/2020).
Baca Juga: Kisah Pilu Ibu Terinfeksi Corona, Ditularkan Suami yang Jualan Es Keliling
Berita Terkait
-
LSI Denny JA: Firli Belum Dilantik, Kepercayaan Publik Kepada KPK Turun
-
LSI Denny JA: Jokowi Effect Punya Pengaruh Besar Bagi Capres 2024
-
LSI Denny JA: Sosok Ahok Bisa Jadi Kejutan di Pilpres 2024
-
Lebih Nasionalis, LSI Denny JA: Jokowi Unggul 17 Juta Suara dari Prabowo
-
LSI Denny JA: Angka Golput Pileg Lebih Besar dari Pilpres
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Tol Japek Padat! Simak Jadwal Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Hari Ini
-
Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Bongkar Skema Fraud Kerah Putih
-
Bukan Cuma Padamkan Api, Damkar Lamsel Berhasil Bujuk Anak Bengkulu yang Nekat Kabur ke Jakarta
-
Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!
-
Romy PDIP: Putusan MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pembangunan IKN Harus Realistis dan Strategis
-
Bakom RI: Ekonomi Sumatra Pascabencana Mulai Pulih, Transaksi UMKM Tembus Rp13,2 Triliun!
-
Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC