Suara.com - Beredar video penangkapan salah seorang teman YouTuber Ferdian Paleka yang melakukan aksi pelecehan terhadap kaum transpuan alias waria. Saat diamankan, pria diduga teman Ferdian Paleka itu babak belur dipukuli warga.
Video penangkapan tersebut diunggah oleh akun Instagram @mochfaizal24. Dalam video singkat itu tampak seorang pria tampak babak belur, ada darah keluar dari bibirnya.
"Nah yang ini busriknya sudah kena. Tinggal si artis tol*lnya belum," tulis akun itu seperti dikutip Suara.com, Senin (4/5/2020).
Pria itu tampak dibawa oleh seorang pria lain berkaus abu. Beberapa warga yang berada di lokasi tampak sesekali memukuli wajah pria itu.
Video tersebut juga diunggah ulang oleh salah seorang transpuan pelapor kasus, Abel melalui akun Instagram miliknya @abelhairandbeauty. Ia meminta agar Ferdian segera menyerahkan diri ke kepolisian secepatnya.
"Sekali lagi aku ingatkan hentikan tindakan anarkis. Serahkan ke pihak berwajib karena ini sudah dalam proses. Mari kita jangan nodai bulan suci ramadan ini kita semua masih punya hati nurani," ungkap Abel.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Bandung Ajun Komisaris Besar Galih Indragiri mengaku ada seorang teman Ferdian yang telah menyerahkan diri ke kepolisian dengan diantar keluarga pada Senin pagi.
Saat ini, pemuda yang diketahui bernama Tubagus Fahddinar itu tengah diperiksa, untuk pengembangan penyelidikan.
"Satu sudah diamankan, kami berupaya (mengamankan) pelaku lainnya," kata Galih di Mapolrestabes Bandung.
Baca Juga: Setahun Disekap Suami di Bogor, Istri Kabur Panjat Toilet
Hingga kini pihak kepolisian masih terus melacak keberadaan Ferdian Paleka. Polisi juga sudah mendatangi kediaman Ferdian, namun ia tak ditemukan di kediamannya itu.
Galih meminta agar Ferdian Paleka bisa bersikap kooperatif dengan menyerahkan diri kepada polisi.
"Kami sarankan kooperatif, menyerahkan diri," ungkapnya.
Untuk diketahui, empat transpuan yang menjadi korban prank Ferdian telah melaporkan kejadian yang menimpa mereka ke Satreskrim Polrestabes Bandung.
Keempatnya yakni, Sani (nama panggilannya), Dini (56) alias Dani, Luna (25) dan Pipiw (30). Mereka tak terima atas aksi prank Ferdian.
"Sakit hati saya. Mereka ngasih dus gitu, katanya bantuan. Eh pas di buka toge busuk," kata Sani, saat ditemui di Gedung Satreskrim Polrestabes Bandung, Senin (4/5/2020) dini hari.
Berita Terkait
-
Transpuan Korban Prank Ferdian Paleka Menuntut: Dilanjut Jalur Hukum Aja
-
Teman Ferdian Paleka di Video Prank Kasih Sampah ke Waria Menyerahkan Diri
-
Rumah Disambangi Polisi, Ferdian Paleka Mendadak Hilang Kabar
-
Kutuk Aksi Ferdian Paleka Beri Sembako Sampah, Revina : Semoga Cepet Mati!
-
Korban Prank Ferdian Paleka: Saya Berharap Dikasih Mie, Tapi Isinya Sampah
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
Terkini
-
Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB
-
KPK Minta Saksi Lapor ke Dewas Terkait Dugaan Penyidik Minta Uang Rp10 Miliar
-
Noel Minta Petinggi KPK Hadir di Sidang: Ada Apa dengan Ida Fauziyah?
-
Ketika Prabowo Puji Jajaran Menterinya sebagai Putra-Putri Terbaik Bangsa
-
Surati UNICEF, Ketua BEM UGM Diteror Nomor Asing hingga Ancaman Penculikan
-
Ribka Tjiptaning: BPJS Itu Tanggung Jawab Negara, Bukan Perusahaan Pemburu Untung
-
Kejagung Ungkap Alasan Pencopotan Empat Kajari: Tak Profesional dan Konflik Kepentingan
-
Wapres Gibran Dorong Percepatan RUU Perampasan Aset untuk Miskinkan Koruptor
-
Aksi Guru Madrasah di DPR: Soal PPPK, Tunjangan, dan Ketimpangan Sistem
-
Rampung Akhir Bulan, Taman Bendera Pusaka Bakal Alih Fungsi Jadi 'Waduk' Saat Curah Hujan Tinggi