News / Internasional
Selasa, 05 Mei 2020 | 20:27 WIB
King Kobra Berkunjung ke Stasiun MRT Singapura. (twitter.com/anygalien)

Suara.com - King kobra atau ular lanang sepanjang 3 meter terlihat menelusuri kawasan sekitar MRT Marsiling, Singapura, Minggu (3/5) akhir pekan lalu.

Hewan yang mendapatkan julukan ular berbisa terpanjang di dunia ini seolah tengah menikmati jalanan kota yang sepi akibat lockdown.

Melansir dari Asia One, seorang warga berhasil merekam aksi ular yang tengah asyik jalan-jalan dan membagikannya ke media sosial twitter.

"Saya sedang berjalan menuju NTUC untuk belanja ketika melihat gadis besar (ular) ini muncul entah dari mana," tulis warganet dengan nama akun @anygalien.

Dalam video yang disematkan, nampak ular dengan warna kuning pucat itu berjalan dari menelusuri koridor yang sepi.

Seorang saksi mata, Fezza, mengatakan ular tersebut mulanya merayap dari bangunan lobi lift Woodlands Street 13 Blok 16. kaibat adanya kerumunan, ular itu bergegas sembunyi di semak-semak di luar stasiun.

King Kobra Berkunjung ke Stasiun MRT Singapura. (twitter.com/anygalien)

Situasi mulai terkendali ketika Lembaga Penelitian dan Pendidikan Kepedulian Hewan Singapura (ACRES) datang dan menangkap ular tersebut.

Si ular yang kala itu tengah menggali lubang di tanah semak, petugas ACRES dengan sigap menarik ular ke permukaan menggunakan tongkat. Ular pun berhasil ditangkap dan diamankan.

King Kobra Berkunjung ke Stasiun MRT Singapura. (twitter.com/anygalien)

Wakil Kepala Eksekutif ACRES, Kalai Vanan mengatakan, kemungkinan ular itu tengah melakukan perjalanan melalui kanal dan jaringan drainase yang menghubungkan kawasan stasiun dengan ruang hijau terdekat, seperti Sungei Cina dan Cagar Alam Tengah.

Baca Juga: Ribuan Warganya Meninggal karena Corona, Presiden Brasil: Lalu Kenapa?

Pihak ACRES menyarankan supaya warga tidak berkerumun di sekitar binatang liar guna mencegah mereka terkena stres, yang bisa menyebabkan hewan bertindak agresif untuk melindungi diri.

Load More