Suara.com - Turki memberlakukan larangan keluar rumah selama empat hari di 15 provinsi mulai Jumat tengah malam, sebagai upaya membendung penyebaran virus corona (Covid-19) yang telah merenggut 4.055 nyawa di negara itu.
Meski Turki biasanya memberlakukan larangan tersebut hanya pada akhir pekan, namun pada minggu ini diperpanjang menjadi empat hari karena hari libur resmi pada 19 Mei besok.
Larangan keluar rumah mulai berlaku di ibu kota Ankara, Istanbul, Balikesir, Bursa, Eskisehir, Gaziantep, Izmir, Kayseri, Kocaeli, Konya, Manisa, Sakarya, Samsun, Van, dan Zonguldak.
Menurut pernyataan Kementerian Dalam Negeri, dilansir laman Anadolu, Senin (18/5/2020), pasar, toko-toko, pedagang sayur dan tukang daging akan ditutup pada 16 dan 17 Mei.
Namun, mereka akan terus beroperasi mulai pukul 10:00 hingga 16:00 waktu setempat (0700-1300GMT) pada 18-19 Mei.
Toko roti juga akan tetap buka selama empat hari larangan keluar rumah tersebut.
Larangan keluar rumah pertama kali diberlakukan pada 11-12 April dan dilanjutkan dalam beberapa minggu terakhir.
Turki melaporkan total kasus virus korona sebanyak 146.457 termasuk 106.133 pasien sembuh.
Sejak muncul pertama kali pada akhir Desember, virus korona telah menyebar ke sedikitnya 188 negara dan wilayah, AS dan Eropa menjadi negara paling banyak terinfeksi.
Baca Juga: Waduh! Matahari Masuki Periode Lockdown, Bisa Bikin Beku dan Gempa Bumi
Pandemi ini telah menewaskan hampir 306.000 ribu orang dengan lebih dari 4.5 juta kasus terkonfirmasi, sementara jumlah pasien sembuh mencapai 1.61 juta berdasarkan data yang dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins di AS.
Berita Terkait
-
Peneliti Buktikan Virus Corona Covid-19 Menyebar Cepat di Restoran
-
Indonesia Tercatat di Posisi ke-33 Kasus Covid-19 Dunia
-
WHO: Virus Corona Kemungkinan Tak akan Pernah Hilang
-
Juru Bicara Vladimir Putin Dirawat, Positif Terjangkit Corona
-
Virus Corona Disebut Bisa Masuk Tubuh Lewat Mata, Bagaimana Caranya?
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter