Suara.com - Cuitan Muhammad Said Didu mengkritik konser BPIP atau Badan Pembinaan Ideologi Pancasila berlanjut dengan balasan yang menohok dari seorang jurnalis Ariandi Putra.
Mantan Sekretaris BUMN Said Didu mengkritik adanya konser yang diselenggarakan ketika masyarakat sedang dianjurkan tetap berada di rumah. Terlebih mengingat konser tersebut dilakukan di waktu 10 hari terakhir bulan Ramadan yang seharusnya digunakan untuk mempernbanyak ibadah.
"Dulu tahun 2020, saat rakyat diminta di rumah karena pandemi corona dan umat islam melakukan i'tikaf di 10 malam terakhir bulan suci ramadhan, ada lembaga yang katanya untuk pembina Pancasila bersama pemimpin justru mengajak rakyat menonton konser musik. *belajarnulissejarah," tulis Said Didu Senin (18/5/2020).
Sindiran menulis sejarah Said Didu itu ternyata menuai respons tak terduga dari seorang jurnalis Ariandi Putra.
Mengikuti format yang sama seperti Cuitan Said Didu, Ariandi juga 'belajar nulis sejarah' dengan menuliskan kasus yang sedang dihadapi Said Didu.
"Dulu tahun 2020, saat dipanggil Bareskrim Polri karena pencemaran nama baik, seorang Said Didu ngeles 2x dengan alasan keji mematuhi PSBB. Pada akhirnya datang dan konferensi pers ramai-ramai atau setidaknya lebih dari 5 orang dan menyalahi aturan dari PSSB yang jadi alasan anda di awal. *belajarnulissejarah," sindir Ariandi Putra (18/5/2020).
Diketahui bahwa Said Didu tengah terseret kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.
Pada pada 4 Mei lalu Eks Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu tidak memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Bareskrim terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada hari ini, Senin (4/5/2020).
Menurut Kuasa hukum Said Didu, Letkol CPM (purn) Helvis, kliennya tidak hadir demi mematuhi Undang-Undang Karantina dan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan di Jakarta selama pandemi virus Corona atau Covid-19.
Baca Juga: Tak Semua Bayi Lahir Langsung Lucu, Pesan Nagita Slavina ke Citra Kirana
Lalu pada 11 Mei, Said Didu mengajukan permohonan kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri untuk melakukan pemeriksaan terhadap dirinya di kediamannya yang berada di Taman Golf, Cipondoh, Tanggerang.
Pada akhirnya, Said Didu sepenuhnya memenuhi panggilan Bareskrim Polri pada Jumat (15/5/2020). Ia diperiksa selama 12 jam terkait pernyataannya yang dilaporkan Luhut Pandjaitan.
Said Didu dilaporkan oleh Kemenko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan atas tuduhan pencemaran nama baik pasca penyataannya di sosial media yang menyebut Luhut hanya memikirkan uang dan uang.
Berita Terkait
-
Motor Listrik Gesits Jokowi Laku Rp 2,5 Miliar Lebih di Konser BPIP
-
Konser BPIP saat Wabah Covid-19 Panen Kritik: Gaji Gede Cuma Begini?
-
Dua Kali Absen, Said Didu Akhirnya akan Datangi Polri: Bismillah
-
Ditolak Diperiksa di Rumah, Said Didu akan Penuhi Panggilan Bareskrim Polri
-
Dilaporkan Luhut, Polisi Masih Pikir-pikir Periksa Said Didu di Rumahnya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta
-
Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo
-
Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan
-
Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli
-
Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar