Suara.com - Media sosial diramaikan dengan beredarnya video tenaga kesehatan rayakan Hari Kebangkitan Nasional. Dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, para tenaga medis berkumpul tanpa physical distancing.
Momen tersebut diunggah oleh akun Instagram @cetul22. Dalam video tersebut tampak sejumlah tenaga medis dengan APD dan face shield berkumpul di sebuah aula sambil bersorak-sorai tanpa memperhatikan physical distancing.
"Semangat, semangat. Merah putih hari kebangkitan nasional. Indonesia bangkit," teriak pria perekam video seperti dikutip Suara.com, Kamis (21/5/2020).
Si perekam video mengatakan, para tenaga medis saat ini fokus membantu menangani pasien virus corona. Mereka tak lagi memikirkan pergi ke mal, pasar hingga tak merayakan lebaran.
Semua pengorbanan itu mereka lakukan demi merawat warga Indonesia yang terinfeksi virus corona.
"Mereka nggak mikirin pergi ke mal, nggak miirin pergi ke pasar, yang penting buat ibu pertiwi. Ibu pertiwi memanggil. Nggak mikirin lebaran," ungkap si perekam video.
Menurut keterangan si perekam video, momen tersebut terjadi di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Lokasi tersebut telah ditunjuk oleh pemrintah untuk menjadi RS Darurat karantina pasien Covid-19.
Video tersebut sontak menjadi sorotan publik. Sebab, para tenaga medis tidak mengatur jarak aman dan berkumpul dalam jumlah orang yang banyak pada suatu tempat.
Hingga berita ini disusun, Suara.com masih mencoba mengkonfirmasi mengenai video viral tersebut.
Baca Juga: Minta Anies Setop PSBB, DPRD DKI: Masalah Perut dan Kesehatan sama Penting
Berita Terkait
-
Di Tempat Lain Warga Rebutan Bantuan, Nenek 80 Tahun Ini Malah Balikin BLT
-
306.682 Kendaraan Sudah Keluar Jakarta Periode 17-20 Mei
-
Akibat Pandemi Covid-19, Wuhan Larang Perdagangan dan Konsumsi Hewan Liar
-
Infeksi Virus Corona Covid-19 Kedua Tak Bersifat Menular, Ini Kata Peneliti
-
LIVE STREAMING: Update Covid-19 Kamis, 21 Mei 2020
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU