Suara.com - Pedagang baju muslim musiman yang berada di ujung Jalan Condet Raya, Jakarta Timur, tampaknya tidak terpengaruh aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sebagai antisipasi penyebaran COVID-19.
Mereka masih tetap berjajar menggelar lapak daganganya masing-masing.
Sekedar informasi, pedagang di sini memang mulai muncul ketika mendekati lebaran. Biasanya, para pedagang menjual minyak wangi isi ulang di hari-hari biasa.
Barang yang dijual pun beraneka ragam. Dari mulai baju koko, peci, sarung, mukena, hingga hijab.
Pantauan Suara.com, para pedagang mulai menggelar dagangannya pada sore hari. Lapak-lapak sudah mulai terlihat saat memasuki ujung jalan Condet Raya hingga seberang Pusat Grosir Cililtan (PGC).
Meski sebagian besar baru buka, sudah banyak pembeli memilih-milih barang. Meski memang belum ramai pada puncaknya.
"Biasanya malam takbiran penuhnya di sini. Sudah pasti macet," kata petugas parkir di kawasan tersebut, Sabtu (23/5/2020).
Tak ada petugas di sekitaran lokasi. Bahkan, physical distancing tak nampak diberlakukan juga.
Meski disediakan tempat untuk cuci tangan buat warga yang ingin berbelanja, para pembeli tetap berkerumun.
Baca Juga: Tak Bisa Tidur Nyenyak, Petugas TPU Jombang 24 Jam Tunggu Jenazah Corona
Tag
Berita Terkait
-
Besok Lebaran, Anies Tak Gelar Open House karena Ada Corona
-
Selain Membludak di Pasar, Ramayana Kramat Jati Juga Diserbu Warga
-
Warga Berjubel di Pasar Kramat Jati, Pos Pantau PSBB Dijadikan Parkir Motor
-
Warga Demi Opor Ayam Rela Berjubel di Pasar: Insya Allah Gak Apa-apa
-
Buru Daging hingga Sarung Lebaran, Warga Serbu Pasar Kramat Jati saat PSBB
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem