Suara.com - Seorang ayah di Uganda nekat membakar hidup-hidup anak gadisnya lantaran tidak terima setelah mendengar keinginan putrinya yang ingin pindah agama, dari Islam ke Kristen.
Menyadur The Sun, Sabtu (30/5/2020), Rahema Kyomuhendo harus dirawat di rumah sakit Mbale Regional Refferal setelah mennderita luka bakar parah di banyak bagian tubuhnya.
Insiden yang terjadi pada 4 Mei lalu ini berawal ketika Rahema menerima telepon dari seorang teman yang merupakan penganut Kristen.
Melalui sambungan telepon, sang teman berbagi pandangan agama yang dianutnya kepada Rahema. Mendengar penjelasan soal kristianitas, gadis berusia 24 tahun ini ternyata merasa tertarik.
"Ketika dia berbagi soal Kristus denganku, aku sangat senang, dan ayahku yang mendengar kegembiraanku dan terbangun (dari tidur)," ujar Rahema.
"(Ayah) datang ke kamar dengan marah dan mulai menghajarku dengan pukulan, tamparan, serta tendangan," sambung dia.
Ia juga mengatakan sang ayah, Syeikh Hussein Byaruhanga, berteriak kepada bibinya dan menyebut akan membunuh Rahema yang telah masuk Kristen.
Laki-laki yang berprofesi sebagai guru spiritual ini lalu mengambil jeriken berisi bensin dan mengguyurkan ke tubuh putrinya, kemudian menyulutnya dengan api.
Akibat perbuatan sang ayah, Rahema kini menderita luka bakar parah di kaki, perut, leher, tulang rusuk, hingga bagian bawah punggung.
Baca Juga: Viral Plang 'Keluarga Ini Nekat Mudik ke Zona Merah', Didukung Warganet
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu
-
Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend