Suara.com - Pemprov DKI Jakarta akan memperpanjang penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) untuk warga yang terdampak virus corona Covid-19. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp 5,3 triliun.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) DKI Irmansyah mengatakan kebijakan ini diambil mengikuti keputusan dari Pemerintah Pusat yang juga memperpanjang penyaluran Bansos. Rencananya bantuan akan disalurkan sampai bulan Desember mendatang.
"Sesuai arahan dari pimpinan (Anies Baswedan) bahwa DKI Jakarta juga tetap memberikan bansos sejalan dengan pemerintah pusat sampai bulan Desember," ujar Irmansyah di gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2020).
Karena adanya perpanjangan masa penyaluran Bansos, Irmansyah membuka kemungkinan anggaran yang digunakan akan bertambah. Namun ia tak mengetahui rincian soal penambahan dana yang akan digunakan.
Kendati demikian, Pemprov sendiri disebutnya sudah menyiapkan anggaran Rp 5,3 triliun dari Biaya Tidak Terduga (BTT).
Anggaran ini sejatinya dipersiapkan untuk tiga sektor, yakni penanganan kesehatan, penanganan dampak ekonomi, dan penanganan jaring pengaman sosial, termasuk Bansos.
"Kita sudah menyiapkan dana keseluruhannya itu kurang lebih Rp 5,3 triliun-an," jelasnya.
Menurutnya anggaran yang sudah disiapkan itu akan dialokasikan lagi khusus untuk Bansos oleh Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD). Dengan demikian, dengan dana yang ada, maka Bansos diusahakan akan diperpanjang sampai Desember.
"Dari alokasi itu sudah diperhitungkan oleh BPKD untuk kami tetap bisa memberikan bansos seperti halnya pemerintah pusat sampai Desember," pungkasnya.
Baca Juga: 3 Sektor Ini Jadi Menu Utama Perbaikan Ekonomi Usai Pandemi Covid-19
Berita Terkait
-
Rekor Baru Corona 9 Juni, Sehari Melonjak 1.043 Orang Terjangkit COVID-19
-
Cegah Penularan Corona, Pasar Senen Disemprot Cairan Disinfektan
-
Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang 100 Persen Jika Satu Rumah
-
Calon Jemaah Haji 2020 Batal Berangkat, Menag: Pengembalian Dana 9 Hari
-
LIVE STREAMING: Update Covid-19 Selasa, 9 Juni 2020
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat