Suara.com - Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat sudah mulai beroperasi sejak Senin (15/6/2020) lalu setelah sebelumnya ditutup pada masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta. Kekinian, pada masa PSBB transisi, geliat transaksi jual beli di pusat grosir terbesar se-Asia itu kembali berjalan normal.
Pada hari keempat, yakni Kamis (18/6/2020), sejumlah kios masih ada yang belum beroperasi lantaran ada kebijakan ganjil genap pasar yang diterapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hari ini, kios yang memiliki nomor ganjil tidak buka.
Pantauan Suara.com di Blok A Pasar Tanah Abang, kios yang beroperasi hanyalah kios bernomor genap saja yang beroperasi. Kebanyakan, kios-kios itu berjualan kebutuhan sandang seperti pakaian dengan berbagai macam jenis.
Sebagian besar penjual yang beroperasi di Blok A Pasar Tanah Abang tampak mengenakan masker. Ada juga pedagang yang mengenakan face shield.
Sementara itu, bagi para pengunjung harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh sebelum memasuki area pasar. Para pengunjung juga diwajibkan mencuci tangan di tempat-tempat yang sudah disediakan.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta akan menerapkan kebijakan ganjil-genap kios di pasar untuk berjualan. Rencananya aturan untuk mencegah penularan corona Covid-19 ini akan dilakukan pada 15 Juni mendatang.
Direktur Utama PD Pasar Jaya Arief Nasrudin mengatakan aturan ini akan membuat para pedagang di pasar berjualan gantian selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Pihaknya akan memberikan nomor kepada tiap kios saat aturan ini diterapkan. Lalu pemilik nomor ganjil akan bisa berjualan di tanggal ganjil dan pedagang nomor genap membuka lapaknya pads tanggal genap.
“Di pasar tradisional kami sebenarnya sudah melakukan ganjil genap, nanti tanggal 15 Juni 2020 itu teman-teman bisa melihat pasar-pasar kita ganjil genap itu nomor kios, nomor kios mengikuti kalender dari kalender kita," ujar Arief dalam diskusi virtual bersama wartawan, Kamis (11/6/2020).
Baca Juga: Pasar Tanah Abang Buka Sampai Pukul 14.00 Siang, ini Kata Pedagang
Berita Terkait
-
Pasar Tanah Abang Buka Sampai Pukul 14.00 Siang, ini Kata Pedagang
-
Masa PSBB Transisi, Pasar Tanah Abang Buka Sampai Pukul 14.00 WIB
-
Aturan Ganjil Genap Kios di DKI, Ini Respons Pengunjung Pasar Tanah Abang
-
Dijaga Tentara, Begini Pemeriksaaan Pengunjung di Pasar Tanah Abang
-
Pemprov DKI Kekurangan Fasilitas Cuci Tangan di Pasar Tanah Abang
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan
-
Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan
-
Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi
-
Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!
-
Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45
-
Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung
-
Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar
-
Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas