Suara.com - Hasil survei Lembaga Arus Survei Indonesia (ASI) menunjukkan sebanyak 54,1 persen publik cukup puas dengan kinerja pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin. Sedangkan, 23 persen publik lainnya mengaku kurang puas.
Survei itu melibatkan 1.000 responden yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia. Mereka ditanyakan soal penilaian terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Maruf yang akan mencapai satu tahun masa kerja.
"Terkait kinerja pemerintah, sebanyak 67,4 persen (gabungan sangat puas dan cukup puas) mengatakan puas dengan kinerja pemerintah Jokowi - Maruf," kata Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia Rifan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/6/2020).
"Artinya, secara umum publik mempersepsikan baik kinerja pemerintahan Jokowi-Maruf Amin mengingat angkanya di atas 50 persen," tambahnya.
Kemudian 2,3 persen responden memilih sangat tidak puas dan 7,3 persen memilih untuk tidak tahu atau tidak jawab. Survei tersebut dilakukan pada 9 Juni hingga 12 Juni 2020 dengan melibatkan 1.000 responden yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia.
Survei dilakukan dengan cara telesurvei, yakni responden diwawancara melalui kontak telepon menggunakan kuesioner. Metode pengambilan survei ialah Multistage Random Sampling.
Margin of error untuk survei ini kurang lebih 3,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Untuk Pertama Kalinya, Lebanon dan Israel Bahas Gencatan Senjata Langsung di Washington
-
Vladimir Putin Ingin Prabowo Subianto Kembali Berkunjung pada Mei dan Juli 2026
-
Spanyol Kecam Komentar Donald Trump terhadap Paus Leo XIV
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani