Suara.com - Pemerintah China membuat sebuah terbosan untuk warganya agar tetap bisa merasakan euforia Festival Perahu Naga yang jatuh pada hari Kamis yakni dengan membuat game online.
Festival Perahu Naga tersebut merupakan hari liburan nasional untuk warga China yang digunakan untuk kumpul dengan keluarga, menonton lomba perahu naga dan memperingati kematian Qu Yuan, seorang penyair patriotik kuno.
Festival yang diadakan pada hari kelima bulan kelima dalam kalender China, jatuh pada hari Kamis (26/5). Namun, tahun ini berbeda sebab adanya pandemi virus corona.
Menyadur South China Morning Post, untuk membantu warga China tetap merasakan euforia festival dengan aman, pemerintah setempat di distrik Haidian, Beijing dan Danjiangkou di provinsi pusat Hubei membuat permainan balap perahu naga online.
Menurut laporan Beijing Daily, game online tersebut diluncurkan Sabtu lalu dan telah menarik lebih dari 80.000 peserta dan satu juta penonton.
Pemerintah daerah Hubei juga menyelenggarakan kompetisi zongzi pada Kamis (25/6) pagi, yang akan disiarkan langsung.
Wang Jiequn, wakil kepala departemen publisitas Beijing, mengatakan bahwa semua acara untuk merayakan festival akan diadakan secara online, sehubungan dengan wabah tersebut.
"Tema tahun ini adalah kesehatan," kata Wang Jiequn dikutip dari South China Morning Post.
Zhou Weimin inspektur Biro Kebudayaan dan Pariwisata Kota Beijing, mengatakan bahwa agen-agen perjalanan di Beijing hanya dapat mengadakan tur dalam kota saja.
Baca Juga: Pelaku Jaringan Pengedar Narkoba Asal China Terancam Hukuman Mati
Tempat-tempat tertutup seperti perpustakaan, museum, dan galeri diharuskan membatasi jumlah pengunjung hingga maksimum 30 persen dari kapasitasnya.
Beijing melaporkan tujuh infeksi lokal baru pada hari Selasa, menjadikan total kasus yang dikonfirmasi menjadi 256 sejak cluster baru muncul pada 11 Juni.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Menkes Akui Pendidikan Dokter Spesialis di Indonesia Super Mahal, Sebut di Luar Negeri Justru Digaji
-
Kerusuhan Meksiko Disorot, Pemerintah Diminta Lindungi WNI dan Waspadai Ancaman Narkoba ke Indonesia
-
BEM se-DIY Gelar Aksi Damai di Malioboro, 400 Personel Polisi Siaga Humanis
-
DPR Sebut Tragedi di Kawasan IMIP Alarm Nasional, Desak Evaluasi Total Tata Kelola Lingkungan
-
Desakan Tarik Brimob dari Pengamanan Sipil Menguat, Polri: Ini Ulah Individu, Bukan Struktural
-
Karier Alex Noerdin: Dari Anak Tentara Hingga Gubernur Sumsel
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku