Nunuk Suryani mengatakan, menyambut tahun ajaran baru ini, 4 kementerian telah mengeluarkan surat edaran bersama, dimana surat edaran tersebut memberikan petunjuk tentang larangan dan tata cara menyelenggarakan pembelajaran pada tahun ajaran yang akan datang.
Untuk merespons hal tersebut, Dirjen GtK memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi, berbagi, dan bergotongroyong untuk memberikan dan menjawab kebutuhan para insan pendidikan dalam segala hal yang dibutuhkan dalam persiapan menjelang pembelajaran yang akan datang.
“GTK meluncurkan program webinar seri, yang mana ini merupakan seri pertama. Jika belum berhasil menjawab kebutuhan masyarakat dan insan pendidikan, kami akan luncurkan seri-seri berikutnya,” ujarnya.
Semantara itu, Iwan mengatakan, menghadapi pandemi Covid-19 ini, semua bidang, khususunya bidang pendidikan mengalami masa-masa yang sulit.
Dia menjelaskan, berdasarkan data, lebih dari 1, 3 miliar murid harus belajar dari rumah. Ini disebabkan karena instansi pendidikan menutup kegiatan belajar mengajar dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 di dunia pendidikan.
Menurutnya, kondisi seperti ini tidaklah mudah. Maka itu, untuk merespons tantangan ini, Kemendikbud, melalui Dirjen GTK mengadakan Seri Webinar Guru Belajar.
“Tujuan inti dari Seri Webinar Guru Belajar adalah untuk menghimpun seluruh energi positif dalam merespon tantangan-tantangan saat ini, sehingga kita semua merasa berdaya kemudian kita mau memperdayakannya yang lainnya,” ujarnya.
Untuk menjawab tantangan di masa-masa, menurut Dirjen GTK, ada tiga kata kunci, yakni belajar dan berbagi, gotong royong dan fokus pada murid.
Untuk kata kunci pertama, dia menjelaskan, belajar dan berbagi merupakan satu kata yang saling berkaitan.
Baca Juga: Kemendikbud Ungkap Kisah di balik Subak Yang Dirayakan Google Doodle
“Dalam menghadapi situasi seperti ini, harus banyak belajar dan harus saling berbagi dengan apa yang kita miliki kepada yang lain,” katanya.
“Dalam menghadapi situasi seperti ini, kita harus memperkuat semangat gotong royong. Semangat ini merupakan filosofi yang telah diajarkan para leluhur bangsa ini, yakni saling membantu dalam upaya menyelesaikan masalah yang kita hadapi. Di kondisi saat ini, kita harus fokus pada murid. Apa yang kita lakukan dari program, tujuannya adalah untuk mengatasi masalah belajar yang dihadapi oleh murid,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Kemendikbud Kaget Kuota Jalur Zonasi PPDB di DKI Jakarta Cuma 40 Persen
-
Geruduk Kemendikbud, Orang Tua Siswa Protes Syarat Usia PPDB DKI Jakarta
-
Syarat Calon Siswa Baru dan 4 Jalur PPDB
-
Belajar Saat Covid-19, Kemendikbud Undang Para Guru Ikut Seri Webinar
-
Kemendikbud Berkomitmen Bantu Sekolah Swasta yang Terdampak Covid-19
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Status Hukum Masih Dikaji, Bareskrim Pertimbangkan Sidang Adat Toraja dalam Kasus Pandji
-
LPDP Masih Hitung Nilai Pengembalian Dana Beasiswa Alumni AP Suami Dwi Sasetyaningtyas
-
Pegawai Rental yang Aniaya Petugas SPBU Resmi Jadi Tersangka: Positif Sabu!
-
Di Hadapan Raja Yordania, Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Perdamaian di Palestina
-
PDIP Soroti Rencana Impor 105.000 Mobil Pickup dari India: Jangan Rugikan Pabrikan Dalam Negeri
-
Sopir Toyota Calya Ugal-Ugalan di Jakarta Diamankan, Polisi Tunggu Hasil Tes Urine
-
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
-
Betawi di Era Digital: Pemuda Diminta Jadi Garda Depan Pelestarian Budaya
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3