Suara.com - Seorang anak kecil berusia sembilan tahun menemukan kantong sampah berisi lima kucing mati di dekat rumahnya. Temuan itupun membuatnya syok dan menggegerkan warga sekitar.
Peristiwa mengejutkan itu terjadi pada Selasa (30/6/2020) lalu. Antanas Paton yang merupakan putra warga setempat, Donna Paton, melihat sebuah kantong plastik mencurigakan saat mereka berjalan-jalan di Carr Lane Social Club, Grimsby, UK.
Donna sendiri mengaku sempat melihat seorang pengemudi mobil melemparkan tas tersebut pada sekitar pukul 7-8 pagi. Tak disangka, kantong sampah tersebut berisi lima ekor kucing yang sudah mati.
"Kami tidak tahu bagaimana mereka mati, apalah mereka diracun atau tenggelam," ungkap Donna kepada Grimsby Live, dikutip dari Daily Star, Jumat (3/7/2020).
"Mereka tampaknya tidak memiliki luka tetapi itu adalah kekejaman terhadap hewan. Itu tindakan pengecut," imbuh Donna yang juga memelihara kucing di rumahnya.
Donna juga curiga ada banyak mayat kucing lainnya yang mungkin saja tersembunyi di balik area yang ditumbuhi pohon. Pasalnya, dia mencium bau yang begitu menyengat indra penciumannya.
Seorang inspektur dari The Royal Society fot the Prevention of Cruelty to Animals (RSPCA) mengatakan, beberapa hewan mati yang ditemukan merupakan kucing jenis siamese. Salah satunya bahkan diduga hamil, sedangkan kucing lain juga tampak dirawat dengan baik sehingga ada kemungkinan mempunyai pemilik.
Kucing-kucing tersebut kemudian diamankan petugas untuk dilakukan pemeriksaan forensik.
"Aku hanya ingin tahu bagaimana mereka mati," kata Donna. "Aku cuma ingin seseorang datang dan membawa mereka semua serta menyelidiki apa yang terjadi pada mereka."
Baca Juga: Gemes Nggak Ada Lawan, Kucing Ini Anteng Diajak Traveling Naik Pesawat
Sementara itu, putra Donna tentu sempat merasa syok saat melihat banyaknya kucing mati yang dibuang begitu saja di pinggir jalan. Terlebih, kucing-kucing tersebut juga masih anak-anak.
Namun, rupanya insiden itu juga membangkitkan jiwa sosial dan kepeduliannya terhadap keselamatan kucing. Bocah sembilan tahun tersebut kini bertekad ingin mendirikan lembaga perlindungan kucing di lingkungan tempat tinggalnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang