Suara.com - Seorang pembeli berniat mendapatkan poster bergambar Jimi Hendrix lewat sebuah online shop. Namun, ia justru mendapatkan poster bertuliskan kaligrafi yang tak bisa ia baca kalimatnya.
Pembeli itu memutuskan untuk membeli poster musisi favoritnya lewat sebuah online shop. Ia pun telah membayar poster seharga Rp. 25.500.
Ketika paketnya tiba, ia mendapati tiga lembar poster yang tak pernah ia duga sebelumnya.
Dari tiga lembaran kertas tebal yang ia dapatkan, tak ada satu pun gambar sang gitaris legendaris Jimi Hendrix di dalamnya.
Pembeli itu justru mendapat beberapa kaligrafi bertuliskan huruf Arab dengan ayat-ayat Al Quran dan pujian pada Allah dan Nabi Muhammad.
Ia pun merasa tak puas dengan barang yang didapatkan. Terlebih, karena pembeli tersebut beragama nasrani, ia tak membutuhkan poster berisi kaligrafi yang tak bisa ia baca kalimatnya tersebut.
"Mohon maaf Pak, saya order poster Jimi Hendrix kok datengnya kaligrafi, mana sasya Kristen lagi enggak bisa bacanya Pak," komplain si pembeli kepada penjual seperti yang diunggah akun Twitter @txtdarionlshop.
Kontan saja warganet yang menyimak cerita salah pesanan tersebut merasa terhibur.
Baca Juga: Anti Repot, Ternyata Begini Cara Parut Keju Tanpa Bikin Tangan Capek
Berita Terkait
-
BUMN Luncurkan Logo Baru Usai Jokowi Marah, Panen Cibiran Warganet
-
Aksinya Terekam CCTV, 3 Maling Lebih Pilih Sepeda Dibanding Motor
-
Bosan Karantina, Warganet Ini Beli Game Anti Mainstream
-
Ngakak! Beri Ulasan Pembelian Kerupuk, Orang Ini Mendadak Sindir Pemerintah
-
Gemas! Diawasi Ibu saat Belajar, Bocah Ini Ngambek, Sebut Otaknya Hilang
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April