Suara.com - Serangan udara pesawat nir-awak (drone) Amerika Serikat di Irak yang menewaskan komandan militer Iran, Mayor Jenderal Qassem Soleimani dan sembilan orang lainnya, merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional. Hal itu diungkapkan penyelidik hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Senin (6/7/2020).
Utusan khusus PBB untuk aksi di luar pengadilan, Agnes Callamard, dalam laporannya tentang eksekusi sewenang-wenang menyebutkan AS gagal menunjukkan bukti yang cukup untuk membenarkan aksinya menyerang konvoi mobil Soleimani setelah mereka keluar dari kompleks bandara di Baghdad, Irak.
Serangan itu melanggar piagam PBB, kata Callamard lewat laporannya. Ia juga mendesak otoritas terkait meningkatkan adanya akuntabilitas pada aksi serangan drone dan meminta aturan lebih banyak terkait penggunaan senjata.
"Dunia saat ini ada pada masa yang kritis, dan kemungkinan berada pada titik kritis, saat waktunya tiba untuk menggunakan drone ... Dewan Keamanan memilih tidak bertindak; komunitas internasional sengaja atau tidak, sebagian besar dari mereka juga diam," kata Callamard, seorang penyelidik independen.
Callamard akan mempresentasikan temuannya ke Dewan Hak Asasi Manusia PBB, Kamis (9/7/2020). Setelah itu, negara-negara anggota akan membahas langkah selanjutnya yang harus dilakukan. AS bukan anggota Dewan HAM PBB, mengingat negara itu telah keluar dua tahun lalu.
Soleimani, komandan Pasukan Quds Garda Revolusi Iran, merupakan tokoh penting di balik terbentuknya jaringan tentara Iran di kawasan Timur Tengah.
Washington menuduh Soleimani bertanggung jawab pada beberapa serangan yang diluncurkan oleh milisi/kelompok garis keras di sejumlah kawasan.
"Mayor Jenderal Soleimani bertanggung jawab menyusun strategi militer Iran, dan aksi militer di Suriah dan Irak. Namun, tidak ada ancaman yang nyata dan langsung pada hidup warga, sehingga serangan AS pun melanggar hukum," tulis Callamard dalam laporannya.
Ia menambahkan aksi AS pada 3 Januari tersebut menjadi serangan pertama yang diketahui publik yang bertujuan untuk mempertahankan diri dari ancaman negara lain. Serangan itu juga pertama kali dilakukan di wilayah pihak ketiga.
Baca Juga: Iran Segera Eksekusi Informan CIA yang Sebabkan Jenderal Soleimani Terbunuh
Setelah serangan yang menewaskan Soleimani, Iran membalas dengan meluncurkan roket ke pangkalan militer Irak, tempat tentara AS ditugaskan. Beberapa jam kemudian, tentara Iran yang tengah waspada tinggi salah menembak sebuah pesawat komersial berisi warga sipil setelah lepas landas dari Teheran.
Iran telah mengeluarkan surat penangkapan terhadap Presiden AS Donald Trump dan 35 pejabat AS lainnya terkait dengan tewasnya Soleimani. Iran juga meminta bantuan Interpol, kata seorang jaksa, Ali Alwasimehr pada 29 Juni, sebagaimana dikutip oleh kantor berita Fars. (Antara)
Berita Terkait
-
Amerika Serikat Bakal Punya Senator Muslim Pertama, Siapa?
-
Harga Minyak Dunia Naik saat Iran, Oman dan AS Mau Tentukan Nasib Selat Hormuz
-
Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut
-
Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri
-
Iran, Oman dan Amerika Hampir Berdamai soal Selat Hormuz, Apa yang Mereka Mau?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9
-
KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!
-
Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026
-
Belanja Gentlewoman Pakai Kartu BRI Dapat Cashback Rp300 Ribu!
-
Kasus Dokter Viral Komentari Pasien BPJS Berujung Putus Kontrak dengan RS Pusri
-
4 Shio yang Diprediksi Makin Bahagia dan Beruntung Besok 7 Agustus 2026
-
Wamendagri Ribka Haluk Turun Langsung Tinjau Penanganan Dugaan Keracunan MBG di Kabupaten Jayapura
-
Jauh dari Kampung, Warga Menteng Jaya Ragu Pindahkan Liga Aspal ke RPTRA Borobudur
-
Toyota Indonesia Sambut Rencana Insentif Kendaraan Listrik dengan Baterai Nikel
-
BPS Ungkap Tingkat Pengangguran di Riau per Mei 2026