Suara.com - Seorang pejabat tinggi agensi luar angkasa Rusia ditahan dengan tuduhan telah melakukan pengkhianatan dengan membocorkan rahasia negara ke pihak asing.
Menyadur Anadolu Agency, Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) menahan Ivan Safronov, penasihat direktur jenderal Perusahaan Negara Rusia untuk Kegiatan Luar Angkasa (Roscosmos) karena dituduh telah bertindak khianat.
"Ivan Safronov, ditahan di Moskow ketika menyampaikan rahasia negara terkait kerja sama militer, pertahanan dan keamanan Rusia ke salah satu dinas intelijen NATO," kata FSB dalam sebuah pernyataan dikutip dari Anadolu Agency.
Ivan Safronov ditugaskan sebagai penasihat informasi di Roscosmos pada bulan Mei.
Sebelumnya dia bekerja sebagai reporter di surat kabar Rusia Kommersant dan Vedomosti. Dia memiliki spesialisasi dalam meliput industri pertahanan dan luar angkasa.
Dmitry Peskov, juru bicara Kremlin, mengatakan penangkapan tersebut tidak terkait dengan kegiatan jurnalistik Safronov.
"Kami tahu bahwa Dinas Keamanan Federal Rusia telah membuat pernyataan, dan dia [Safronov] didakwa atas pengkhianatan negara, memberikan data rahasia ke badan intelijen asing, ini dinyatakan dalam pernyataan yang dipublikasikan," katanya.
"Sejauh yang kami ketahui, penahanan ini sama sekali tidak terkait dengan kegiatan jurnalistik yang sebelumnya dilakukan Ivan Safronov," tambahnya.
Roscosmos dalam sebuah pernyataan juga mengatakan penangkapan itu tidak terkait dengan pekerjaan Safronov saat ini.
Baca Juga: Menang Referendum, Putin Bakal Pimpin Rusia Hingga Umur 83 Tahun
Pada tahun 2019, surat kabar Rusia Kommersant dituntut karena menerbitkan laporannya tentang pengiriman jet tempur Su-35 Rusia ke Mesir, yang dianggap sebagai rahasia negara.
Pada 2007, ayah Safronov meninggal di Moskwa dalam keadaan ambigu. Dia bekerja sebagai analis militer di surat kabar Kommersant.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- 27 Kode Redeem FC Mobile 15 Januari 2026, Gaet Rudi Voller Pemain OVR 115
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Dirut IAT: Ada 7 Kru Pesawat ATR 42 yang Hilang di Maros
-
Antisipasi Banjir Rob hingga 20 Januari, Ancol Siagakan 68 Pompa Air
-
Menteri KKP: Tiga Personel PSDKP Hilang di Balik Kabut Maros
-
Operasi Modifikasi Cuaca, BPBD DKI Sebar 2,4 Ton Garam untuk Halau Hujan Jakarta
-
Pakar Ingatkan Bahaya Konsumsi Ikan dari Perairan Tercemar Sampah Muara Baru
-
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros, TNI AU Terjunkan Helikopter Caracal Sisir Lokasi
-
Pakar Kesehatan Soroti Bahaya Lautan Sampah Muara Baru bagi Warga Pesisir
-
Misteri Hilangnya PK-THT di Langit Sulawesi: Bawa 10 Orang, GM Bandara Pastikan Ini
-
Daftar Lengkap 6 Nama Korban Meninggal Dunia Tragedi Asap Tambang Pongkor Bogor
-
Fakta Pahit! Sempat Dibantah Polisi, Kades Bangun Jaya Benarkan 6 Warganya Tewas di Lubang Pongkor