Suara.com - Mobil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, Febri Yurdiman dilempari batu oleh orang tak dikenal saat pulang dari rapat paripurna.
Politisi Partai Perindo itu mengatakan, insiden pelemparan batu itu terjadi sekitar pukul 19.20 WIB saat ia melintas di Desa Air Padang, Kecamatan Lais, Provinsi Bengkulu.
Saat itu sebuah sepeda motor datang dari arah berlawanan dan tiba-tiba penumpang belakang sepeda motor itu berdiri dan melemparkan batu ke arah kaca depan mobil yang dikendarainya.
"Sepeda motor yang datang dari arah berlawanan itu ketika berpapasan dengan mobil saya tiba-tiba penumpang belakangnya melempari batu ke arah kaca depan mobil," kata Febri sebagaimana dilansir Antara, Senin (13/7/2020).
Ia menceritakan, sebelumnya ia selesai menghadiri rapat paripurna di DPRD Bengkulu Utara sekitar pukul 17.45 WIB.
Anggota DPRD ini juga sempat berhenti untuk istirahat makan malam di sebuah rumah makan di daerah Simpang Lais.
Setelah itu sekitar pukul 19.00 WIB ia kembali melanjutkan perjalanan pulang ke rumahnya di Kecamatan Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara.
Setelah kejadian tersebut Febri mengaku langsung melapor ke Polsek Lais, Polres Bengkulu Utara.
"Saya sudah buat laporan ke polisi dan mudah-mudahan polisi bisa segera menemukan pelakunya," katanya.
Baca Juga: Minggu Dini Hari, Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Bengkulu Selatan
Akibat terkena lemparan batu tersebut, kaca depan mobil Toyota Fortuner miliknya itu pecah.
Febri mengaku kejadian teror seperti ini bukan yang pertama dialaminya, sebelumnya saat awal menjadi anggota DPRD Kabupaten Bengkulu Utara mobil miliknya juga pernah dilempari batu oleh orang tak dikenal.
Saat pihak Polsek Lais mencoba dikonfirmasi via telepon terkait kejadian tersebut, namun hingga berita ini ditulis pihak kepolisian belum menjawabnya.
Berita Terkait
-
Minggu Dini Hari, Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Bengkulu Selatan
-
Tawarkan Mandi Kucing dan Threesome ke Suami - Istri, Mahasiswa Dibekuk
-
Tertular di Pasar, Suami Istri di Bengkulu yang Positif Corona Meninggal
-
Hasil Tes Swab Negatif Corona, Keluarga Bongkar Makam PDP di Bengkulu
-
Bikin Salut, Tukang Parkir di Bengkulu Bagikan 1000 Masker Gratis
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Diwarnai Dugaan Teror, Sengketa Lahan Club de Arjuna Diminta Diselesaikan di Pengadilan
-
Catatan Merah Komnas HAM, Demo Agustus-September 2025 Jadi Momentum Evaluasi
-
Hafid Abbas Curiga Dana Bansos Tak Dipakai buat MBG demi 'Bagi-bagi Amplop' di Pemilu
-
Nadiem Makarim Siapkan Saksi Baru di Tahap Banding untuk Lawan Vonis 10 Tahun
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Nasib Karyawan Terjawab, Kata Dasco Usai Panggil Bos Tokopedia-TikTok: Tidak Ada PHK
-
PDIP Sindir Narasi 'Jateng Kandang Gajah' di Tengah Rencana Safari Jokowi
-
Tarif JakLingko Rp2.000 Dinilai Berisiko Bikin Penumpang Kembali Naik Motor
-
Tak Sempat Nyatakan Sikap Usai Sidang, Kuasa Hukum Nadiem Curiga Majelis Hakim di Bawah Tekanan
-
Banggar DPR Minta Usulan Insentif Kepala Daerah Ditunda: Jaga Fiskal Lebih Penting