Suara.com - Enam bangunan kontrakan serta dua unit rumah di Pulo Gebang, Jakarta Timur, terbakar, Sabtu (18/7/2020) siang. Dugaan sementara karena korsleting listrik.
"Terima laporan pukul 13.00 WIB dari warga sekitar bahwa ada ojek terbakar berupa rumah," kata Kepala Seksi Operasional Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaeman di Jakarta.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Pulo Gebang Gang Pos RT002 RW04, Kelurahan Pulo Gebang Kecamatan Cakung.
"Ada enam kontrakan dan dua rumah yang terbakar," katanya.
Gatot mengatakan sebanyak 15 armada pompa pemadam api dikerahkan ke lokasi kejadian berikut puluhan personel.
Petugas berhasil melokalisasi sumber api yang membakar area seluas 500 meter persegi.
Sebanyak 22 jiwa yang tergabung dalam delapan kepala keluarga seluruhnya dilaporkan selamat dari kejadian kebakaran.
"Korban nihil, tapi kerugian materi ditaksir sekitar Rp 1,2 miliar lebih," katanya.
Kronologi peristiwa berawal saat terjadi korsleting listrik dari salah satu rumah kontrakan yang ditinggal pergi penghuni.
Baca Juga: Viral Perempuan Terjebak di Ayunan Bayi, Pemadam Kebakaran Turun Tangan
"Api berasal dari salah satu kontrakan yang pemiliknya pergi, lalu menyambar ke bangunan sekitar," ujarnya.
Seluruh bangunan yang terbakar meruoakan milik dari Jumroh (60) dan Abdul Gofur (45).
"Awal pemadaman pukul 13.10 WIB dan berakhir 13.51 WIB," kata Gatot. (Antara)
Berita Terkait
-
Pemukiman Paseban Diamuk Si Jago Merah, Puluhan Rumah Ludes Terbakar
-
Socket Berpotensi Terbakar, Hyundai Lakukan Recall
-
9.000 Ayam Hangus Terbakar Dilahap Si Jago Merah, Deden Rugi Rp 300 Juta
-
Viral Motor Matic Meledak dan Terbakar, Warganet Perdebatkan Penyebabnya
-
Kebakaran Pasar Kebun Raya Cibodas, 28 Kios Ludes Terbakar
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang
-
Kementerian HAM Kenalkan Program Kampung Redam dan Desa Sadar HAM di Lombok Barat
-
Menlu Sugiono Kirim Surat Belasungkawa Wafatnya Ali Khamenei ke Dubes Iran, Ini Alasannya
-
Detik-detik Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK Saat Ngecas Mobil Listrik di SPKLU
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Diduga Terima Rp5,5 Miliar dari Perusahaan Keluarga
-
Spanyol Buka Suara: Amerika Serikat Tak Beri Peringatan Sekutu Sebelum Serang Iran