Suara.com - Kawasan Jalan Sudirman - Thamrin, DKI Jakarta, tetap ramai didatangi pengunjung, Minggu (19/7/2020), meski tidak menggelar hari bebas kendaraan bermotor alias car free day demi mencegah penyebaran virus corona covid-19.
Meski kawasan itu tak dilarang untuk dikunjungi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI meminta agar protokol kesehatan dipatuhi.
Namun, ternyata banyak masyarakat yang tak mengindahkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di lokasi itu seperti menggunakan masker.
Ribuan orang di lokasi didapati melanggar karena tak memakai penyaring udara itu selama berolahraga.
Kabid Penegakan dan Penindakan Satpol PP DKI Jakarta Agus Irmanto mengatakan, setidaknya ada 1.000 orang tak mengenakan masker di kawasan Sudirman-Thamrin sampai ke Monas.
"Pelanggaran paling banyak di sekitar Monas dan Patung Kuda, jumlahnya sampai 1.000 pelanggar," ujar Agus di kawasan Bundaran HI Jakarta Pusat.
Agus mengatakan, pelanggar di kawasan itu merupakan yang terbanyak dibandingkan lokasi lainnya khusus untuk hari Minggu.
Padahal pihaknya sudah menyediakan 32 ruas jalan lain pengganti CFD di lima wilayah kota.
Jumlah keseluruhan pelanggar di 32 lokasi itu juga membludak di hari Minggu. Dalam satu hari, kata Agus, tercatat ada 8.000 pelanggaran tak mengenakan masker saat beraktifitas yang terjadi.
Baca Juga: Tak Jadi Ditiadakan, Dishub DKI Akan Perlebar Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin
"Untuk hari ini ada 8.000 lebih pelanggaran yang kami temukan di lapangan," jelasnya.
Para pelanggar itu disebut Agus diberikan sanksi denda atau kerja sosial sesuai peraturan penjatuhan hukuman bagi pelanggar PSBB.
Petugas Pemprov seperti Satpol PP yang berjaga di 32 lokasi dan Sudirman-Thamrin itu langsung memberikan tindakan di tempat.
"Mereka kami denda bayar Rp 250 ribu atau kerja sosial selama dua jam," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kakek Dihukum Tak Pakai Masker, Nyanyi Garuda Pancasila Malah Jadi Mars PNI
-
Minta Jokowi Terbitkan Perpu Sanksi Pidana Soal Masker, Hotman Disindir
-
Pramugari Tak Pakai Masker, Sudjiwo Tedjo: Sebagai Maskulinis Aku Bingung
-
Pramugari Tak Pakai Masker, Ini Kata Bos Garuda
-
Tak Pakai Masker Saat Bersepeda, Pakar Epidemiologi Minta Anies Didenda
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
Didakwa Korupsi, Noel Malah Ngaku Ingin Jadi Pimpinan atau Jubir KPK
-
Sebut Kapolri 'Murtad Politik', Sri Raja Kritik Pernyataan Listyo Sigit soal Polri di Bawah Presiden
-
Prabowo Peringatkan Skenario 'Kiamat' Perang Dunia III, Picu 'Nuclear Winter' Puluhan Tahun
-
4 Fakta Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Anggota Banser
-
KPK Panggil 6 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pajak, Mayoritas Berasal dari PT Wanatiara Persada
-
Guru Honorer Ngadu ke DPR: Sulit Masuk Dapodik hingga Jadi Kurir Laundry Demi Tambah Penghasilan
-
Prabowo ke Pramono: Saya Dukung Sebagai Gubernur, Nanti 2029 Ya Terserah
-
Prabowo Gagas Program 'Gentengisasi': Atap Indonesia Pakai Genteng, KMP Merah Putih Jadi Motornya
-
Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Stok Pangan Jakarta Diklaim Aman Meski Permintaan Telur Ayam Melonjak
-
Prabowo: Kalau Gerindra Brengsek, Gerindra Pun Saya Tangkap