Suara.com - Barang-barang bantuan untuk korban banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan, banyak yang berserakan. Diduga bantuan yang kebanyakan pakaian itu dibuang.
Dari video yang beredar di salah satu grup instagram @makasar_info, terlihat dengan jelas banyak bantuan sosial seperti pakaian layak pakai yang masih berhamburan di semak-semak.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Luwu Utara Muslim Muhtar membantah adanya pembuangan bantuan sosial untuk para korban banjir bandang di Luwu Utara, Sulsel.
"Nggak ada yang dibuang, masa ada bantuan mau dibuang nggak. Mungkin belum diambil. Yang diambil sekarang ini utamanya kebutuhan pokok untuk menyambung hidup," kata Muslim kepada Suara.com saat dikonfirmasi, Selasa (21/7/2020).
Menurut Muslim, meski pun ada bantuan sosial berupa pakaian-pakaian bekas layak pakai yang belum diambil masyarakat pengungsi di lokasi terdampak, dikarenakan mungkin terlalu belum dibutuhkan.
"Yang dibutuhkan masyarakat pengungsi sekarang ini adalah kebutuhan pokok begitu," kata dia.
"Kebutuhan pokok seperti beras, makanan dan kebutuhan pokok lainya untuk menyambung hidup," Muslim menambahkan.
Diketahui, banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan terjadi pada, Senin (13/7/2020) waktu setempat.
Dari kejadian ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menetapkan status tanggap darurat selama 30 hari, mulai dari 14 Juli hingga 12 Agustus 2020.
Baca Juga: Kian Bertambah, Korban Jiwa Banjir Bandang di Luwu Utara Jadi 38 Orang
Ada beberapa korban yang sudah berhasil ditemukan. Memasuki hari ketujuh pencarian, dikabarkan korban jiwa yang ditemukan di lokasi terdampak sudah mencapai 38 orang.
"Selamat 1543 orang, meninggal dunia 38 orang, dan dalam pencarian 11 orang," kata Mustari melalui keterangan tertulisnya, Minggu (19/7/2020) lalu.
Dari sejumlah korban banjir yang telah berhasil ditemukan, katanya, masih ada yang belum diketahui identitasnya.
"6 orang yang belum teridentifikasi masih menunggu dari Tim DVI Polri," terangnya.
Meski telah memenuhi prosedur pencarian, namun waktu pencarian korban banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, akan diperpanjang selama tiga hari kedepan.
Alasan, penambahan waktu pencarian ini dikarena masih ada belasan korban banjir yang belum ditemukan.
Tag
Berita Terkait
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
BPBD Bogor Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir Bandang di Sentul
-
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan
-
Pascabanjir Bandang Gunung Slamet, Pantai Utara Tegal Dipenuhi Kayu
-
Akses Terisolasi Jadi Tantangan Utama Pemulihan Pascabanjir Bandang Aceh Timur
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran