Suara.com - Dirjen Pencegahan, Pengendalian, Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menekankan pentingnya menjaga jarak dan meminimalisir kontak langsung dalam proses pemungutan suara untuk Pilkada serentak Desember mendatang.
Hal itu dikatakan mantan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 seusai mengikuti simulasi pemungutan suara dalam Pilkada serentak 2020 di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Yang pertama jaga jarak. Pastikan kita bisa menjaga jarak, bukan hanya pemilih, tapi juga petugas. Kedua minimalisir kontak ya dengan apapun. Tadi kan banyak alternatif, bagaimana kalau gini, bagaimana kalau gini. Setelah ketemu semuanya, kita coba deh dengan itu, kita evaluasi lagi," kata Yuri, Rabu (22/7/2020).
Yuri kemudian juga menyoroti soal ketiadaan pembatas antara petugas dengan pemilih saat memberikan kertas suara.
Menurut Yuri, seharusnya ada pembatas transparan yang harus diletakan di meja petugas guna mengurangi terjadinya risiko kontak langsung.
"Iya makanya ini masih disusun gimana caranya. Ini kan cari bentuk, setelah bentuknya ada disimulasikan. Setelah disimulasikan, bisa saja ada penyempurnaan lagi ternyata begini," ujar Yuri.
Berita Terkait
-
August Curhat Kena Serangan Personal Imbas Keputusan KPU soal Dokumen Persyaratan yang Dikecualikan
-
DPR Ultimatum Pimpinan KPU usai Kena Sanksi DKPP: Kalau Ada Pesawat Biasa Kenapa Pakai Jet Pribadi?
-
Skandal Jet Pribadi Pimpinan KPU RI, KPK: Kami Siap Pelajari Putusan DKPP
-
Borok KPU Terbongkar Lagi: Sengaja Tak Laporkan Penggunaan Jet Mewah ke DPR
-
'Sentilan' Keras DPR ke KPU: Bisa Naik Pesawat Biasa, Kenapa Harus Pakai Private Jet?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?