Suara.com - Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Kanada (BC CDC) menyarankan pasangan untuk bercinta menggunakan dinding berlubang atau glory hole agar terhindari dari virus corona.
Menyadur Global News pada Kamis (23/07/2020), cara lawas ini dinilai aman dari virus corona karena menghindari kontak langsung antara pasangan.
Glory hole biasanya digunakan untuk seks oral atau penetrasi tetapi ini juga cara yang sangat baik untuk membatasi kontak fisik selama hubungan seksual, kata BC CDC.
"Gunakan penghalang, seperti dinding (misalnya glory hole) untuk kontak seksual tetapi mencegah kontak langsung tatap muka, tulis BC CDC di situs webnya.
Ukuran lubang ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan asalkan cukup besar untuk dilewati penis. Rekomendasi ini hanya tips dan bukan aturan tegas.
Selain menggunakan glory hole, mereka juga memberikan beberapa tips bercinta lain seperti memakai masker, tidak berciuman, menggunakan kondom dan mencuci tubuh dengan air bersih dan sabun.
Pejabat kesehatan di seluruh dunia sepakat dengan semua tips ini tapi belum memberikan komentar terkait glory hole atau dinding berlubang untuk bercinta.
Pejabat kesehatan New York memberi isyarat tentang dinding berlubang dalam dokumen tiga halaman baru-baru ini tanpa menyebutnya secara rinci.
"Jadilah kreatif dengan posisi seksual dan hambatan fisik, seperti dinding yang memungkinkan kontak seksual sekaligus mencegah kontak tatap muka yang dekat," tulis dokumen itu.
Baca Juga: Dr. Boyke: Begini Cara Bujuk Istri Agar Mau Bercinta Usai Melahirkan
Pedoman BC CDC menyarankan pasangan untuk melewatkan kegiatan bercinta jika salah satu dari mereka merasa sakit. BC CDC juga mengatakan masturbasi sebagai pilihan paling aman.
"Anda adalah pasangan seks paling aman untuk diri sendiri. Masturbasi (seks solo) tidak akan menyebarkan Covid-19."
"Mitra teraman berikutnya adalah seseorang yang tinggal bersama Anda atau seseorang yang hanya memiliki kontak dengan Anda dan tidak ada orang lain," kata BC CDC.
Bonnie Henry, dokter papan atas di Kanada menasehati setiap orang di bulan Mei untuk lebih hati-hati dengan aktivitas seksual selama pandemi.
"Ini bukan waktunya untuk melakukan kencan cepat, oke?" Henry berkata pada briefing Covid-19 . "Jadi pilih seseorang, lihat apakah itu berhasil dan luangkan waktumu."
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China