Suara.com - Ustaz Abdul Somad (UAS) pernah mengatakan bahwa menonton drama Korea (drakor) sama halnya dengan menjadi kafir.
"Orang Korea nih kafir, tak bersunat. Tak mandi wajib. Berzinah kerjaannya. Jangan suka kepada orang kafir. Siapa yang suka kepada orang kafir, maka dia bagian dari kafir itu. Condong hatinya kepada orang kafir, maka tontonlah kori’ah (Korea)," ujar UAS, seperti dikutip dari video Youtube di channel Remaja Indonesia, Selasa (11/8).
Ucapan menonton drakor itu kafir dilontarkan UAS ketika ditanya oleh jemaahnya. UAS juga mengutip salah satu hadis Nabi Muhammad SAW.
"Jangan lagi ditonton itu sinetron-sinetron Korea itu. Rusak, nanti pas mau sakaratul maut datang dia rame-rame. Apa yang selalu kita tengok, apa yang selalu kita dengar, itulah yang akan datang waktu kita sakaratul nanti," kata UAS.
Di luar dakwahnya yang tak jarang menimbulkan pro dan kontra, nama Ustaz Abdul memang dikenal sebagai ustaz yang kharismatik?
Berikut adalah profil Ustaz Abdul Somad yang dapat menjawab rasa penasaran Anda:
Profil Ustaz Abdul Somad
Ustaz Prof. H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D., atau yang lebih dikenal dengan Ustaz Abdul Somad lahir di Silo Lama, Asahan, Sumatara Utara pada 18 Mei 1977.
UAS merupakan seorang pendakwah dan ulama Indonesia yang sering mengulas kajian agama Islam, khususnya kajian ilmu hadis dan ilmu fikih.
Baca Juga: Profil Rizieq Shihab Lengkap, dari Pendidikan Hingga Karir
Selain itu, sosok yang bergelar Datuk Seri Ulama Setia Negara ini juga aktif membahas isu-isu nasionalisme dan berbagai masalah lainnya yang terjadi di tanah air.
Ia terkenal dengan cara penyampaian gagasannya yang tegas dan lugas sesuai latarbelakangnya sebagai seorang ulama sekaligus dosen agama Islam.
Ustaz Abdul Somad merupakan keturunan suku Batak dan Melayu, ayahnya memiliki darah Batak sedangkan sang ibu Melayu. Ustaz Abdul Somad menikah di tahun 2008 dan sekarang telah memiliki seorang anak bernama Mesian Haziq Abdillah.
Ustaz Abdul Somad masih memiliki kekerabatan dengan seorang ulama terkenal di Asahan yaitu Syekh Abdurrahman atau Tuan Syekh Silau Laut I. Hal inilah yang membuat Ustaz yang satu ini dididik di sekolah berbasis Tahfiz Alquran.
Berita Terkait
-
Apa Hukum Minum Obat Penunda Haid agar Bisa Puasa Ramadan Penuh? Ini Kata Ulama
-
Apakah Boleh Memakai Lipstik di Bulan Ramadan? Ini Kata UAS hingga NU
-
UAS Turun Gunung Luruskan Berita OTT Gubernur Riau: Itu yang Betul
-
Viral Ustaz Abdul Somad Sindir Pedas Orang Tua yang Marah Anaknya Dihukum Guru
-
UAS Umpamakan Hubungan Santri dengan Kiai lewat Mahzab Cinta: Susah Dilogikakan!
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat