Suara.com - Video orang sekampung sambut warga yang baru saja membeli Vespa matic viral di media sosial.
Video viral tersebut salah satunya dibagikan ulang oleh akun Instagram @habarwarga.
"Ketika Admin Beli. Satu kampung bahagia, Vespa matic baru dibeli langsung disambut seperti Raja," tulis @habarwarga, dikutip Suara.com, Sabtu (15/8/2020).
Dalam video tersebut tampak seorang ibu membawa baskom yang diduga berisi uang receh.
Di depannya terdapat satu unit motor Vespa berwarna kuning yang sangat cantik.
Ibu tersebut kemudian langsung melemparkan uang receh ke warga yang sudah berkumpul.
Sontak saja, warga pun berteriak kegirangan sambil berusaha menangkap uang yang dilempar.
Tak sedikit warga yang harus berlomba mencari uang yang jatuh berserakan di tanah.
Video viral orang sekampung menyambut warga yang membeli Vespa ini pun mendapat banyak tanggapan dari warganet.
Baca Juga: Apes! Driver Kena Payudara Beracun Customer, Mobil Raib, Istri Minta Cerai
Rata-rata warganet penasaran berapa uang yang dilemparkan pemilik motor Vespa sampai menjadi rebutan warga.
Saat artikel ini dibuat, video orang sekampung menyambut warga yang membeli Vespa ini sudah disaksikan lebih dari 11 ribu pengguna Instagram.
Vespa Keluarkan 7 Warna Baru
Produsen motor asal Italia, Piaggio yang kondang dengan produk Vespa menghadirkan tujuh warna baru pada model-model skutik andalan mereka untuk memberikan kesan trendy dan timeless pada sepeda motor berdesain klasik itu.
President Director PT Piaggio Indonesia, Marco Noto La Diega mengungkapkan bahwa Piaggio Indonesia sangat antusias menawarkan pengalaman yang lebih menyenangkan dan penuh gaya bagi semua pecinta Vespa di Tanah Air.
"Kehadiran warna baru ini memberikan lebih banyak kebebasan bagi pecinta Vespa dalam menentukan gaya yang sesuai dengan karakter dan kepribadian mereka untuk mengekspresikan diri mereka yang sebenarnya dengan cara yang paling berbeda dari yang lain.
Karenanya, Vespa dengan rangkaian warna-warna baru ini senantiasa menghadirkan kesenangan, penuh kegembiraan, dan lebih banyak sensasi dalam setiap perjalanan," ungkap Marco Noto La Diega dalam keterangan resminya, seperti dikutip dari Antara, Selasa (28/7/2020).
Berita Terkait
-
Tampang Ciut Bang Jago Naik Ninja Pukul Pengendara di Jagakarsa, Kini Pasrah Dites Urine Polisi
-
2 Motor Listrik Alternatif Scoopy dan Vespa: Nggak Mikir Oli Mahal, Idola Pelajar dan Pekerja
-
Momen Langka Puluhan Ribu Vespa Lintas Era Iring-iringan di Colosseum Roma
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM