Suara.com - Penyidik Novel Baswedan masih menunggu hasil tes Corona Covid-19 dari istrinya setelah empat anaknya terkonfirmasi positif terjangkit.
Terkini, empat anaknya Novel terkonfirmasi positif terjangkit Covid-19 berdasarkan hasil test swab mandiri.
"Iya mas. Empat anak saya positif juga dan satu yang negatif," kata Novel kepada Suara.com, Senin (31/8/2020).
Novel mengaku belum mengetahui apakah istrinya ikut terpapar atau tidak karena hasil pemeriksaan dari rumah sakit belum keluar.
"Sedangkan, istri saya hasil tesnya belum keluar," ujar Novel.
Meski keempat anaknya itu dinyatakan positif, Novel memastikan jika seluruh keluarganya dalam keadaan sehat. Menurutnya, keemoat anaknya itu positif Corona dengan status tanpa gejala.
"Semua keluarga sehat tidak ada keluhan dan tidak ada gejala, Alhamdulillah," kata dia.
Menurut Novel, dirinya beserta keluarga kini hanya melakukan isolasi mandiri dengan dibantu pemantauan dokter dari Puskesmas Kelapa Gading.
Sebelumnya, Novel terlebih dahulu dinyatakan positif corona. Setelah dilakukan tes Swab di Gedung Merah Putih KPK, pada Kamis (28/8/2020) lalu.
23 Orang Terpapar
Baca Juga: Pandemi Sudah 6 Bulan, Tes Corona Indonesia Masih Jauh dari Standar WHO
Test swab itu digelar setelah ditemukan sebanyak 13 pegawai dan satu tahanan terpapar Corona berdasarkan hasil tes bersama BBTLKPP Kementerian Kesehatan. Terkini total orang yang terpapar Corona di KPK mencapai 23 orang dan satu orang tahanan.
"Kemarin dilakukan tes swab terhadap seluruh penyidik KPK karena sudah ada penyidik yang positif," kata Novel.
Sehari setelah menjalani tes swab, Novel akhirnya dinyatakan positif Corona, hari ini.
"Hari ini saya dapat kabar bahwa hasil swab saya positif," kata dia.
Novel pun mengaku bahwa kondisinya saat ini pun sehat, meski dinyatakan positif virus asal Tiongkok itu.
"Sedangkan saya merasa sehat dan tanpa gejala," ucap Novel
Terkait hal ini, KPK telah meminta agar para pegawai yang dinyatakan positif Corona agar menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. KPK juga tetap mengawasi kondisi perkembangan dengan melibatkan tim dokter dan puskesmas yang berada di wilayah kediaman para pegawai.
Berita Terkait
-
Novel Ungkap Kejanggalan Kasus Andrie Yunus: Berkas Dilimpah, Padahal Korban Belum Diperiksa?
-
Perjuangan HAM Tak Berhenti Usai Penyerangan Andrie Yunus, KontraS: We keep moving forward, Tatakae!
-
Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!
-
Soal KPK Tak Pajang Tersangka, Novel Baswedan Soroti Dalih Kemanusiaan
-
Novel Baswedan 'Senggol' Prabowo: Kembalikan Pegawai KPK Korban Firli, Ini Penegakan Hukum
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana