Suara.com - Seorang mata-mata top CIA bunuh diri di depan istrinya dan di ruang bawah tanah miliknya ditemukan barang-barang perbudakan, mainan seks, senjata, dan ratusan amunisi.
Menyadur New York Post, Selasa (1/9/2020), Anthony Schinella (52), perwira intelijen nasional untuk masalah militer, menembak kepalanya sendiri pada 14 Juni, tetapi pejabat intelijen AS tetap bungkam tentang bunuh diri saat CIA melakukan penyelidikan.
"Suami saya berencana membunuh saya. Dia pernah berbicara tentang membawa saya ke akhirat sebelumnya," kata Sara Corcoran, istri Schinella yang juga seorang jurnalis di Washington DC kepada The Sun.
"Kami sering menonton film dokumenter tentang Mesir, Lembah Para Raja, Firaun. Dia mencintai Mesir, dia menghabiskan banyak waktu di Timur Tengah, dia menghabiskan beberapa tahun tinggal di Bahrain," katanya.
Corcoran mengatakan kepada The Sun bahwa dia yakin almarhum suaminya menderita stres setelah terlibat dalam empat perang.
"Saya kembali ke rumah beberapa hari kemudian melihat apa yang dia lakukan dengan kompor. Dia membongkar, dia hanya perlu menumpahkan bensin, menyalakan korek api, seluruh rumah akan meledak," ujarnya kepada The Sun.
Tepat sebelum Schinella menembak dirinya sendiri, mereka mengadopsi seekor anak kucing dan menghabiskan malam di ruang bawah tanah bersama.
Schinella bersiap untuk tidur dan meletakkan sejumlah barang aneh di meja samping tempat tidurnya, termasuk kartu zodiak China, borgol, dan koleksi surat cinta istrinya kepadanya, menurut laporan The Sun.
"Untuk menyatukan ketiga hal itu, Anda harus duduk di sana dan membaca semua catatan yang pernah saya tulis untuk Anda jika Anda bersiap untuk meninggalkan dunia ini," kata Corcoran, menambahkan bahwa dia mulai panik setelah dia minum satu setengah cangkir vodka.
Baca Juga: FDA Percepat Penelitian Vaksin Covid-19, Gara-gara Donald Trump?
"Dia mengeluarkan Glock (pistol) dan mengancam akan bunuh diri," katanya.
"Saya mencoba untuk membujuknya agar tidak melakukannya. Itu adalah cobaan yang traumatis. Saya takut dia akan membunuh saya ketika dia mulai bertanya kepada saya tentang kakek saya," tambahnya, mengacu pada Thomas G. Corcoran, seorang penasihat kepercayaan otak Presiden Franklin Roosevelt yang dikenal sebagai Tommy the Cork.
Dia berkata Schinella bertanya siapa yang lebih dia cintai dan siapa pria yang lebih baik.
"Awalnya saya tidak menelepon 911 karena saya takut dia akan menembak dirinya sendiri dan saya,” kata Corcoran kepada The Sun. Ia kemudian berlari keluar rumah dengan anak kucing itu ketika suaminya membongkar kompor.
"Saya lari tanpa sepatu, saya benar-benar ketakutan. Dan saya mencoba menyalakan mobil tetapi saya menekan pedal gas dan rem sehingga mobil tidak langsung menyala."
"Jadi dia keluar, dia menarik pegangan mobil sambil berteriak. Dia panik. Dia mencoba menghancurkan jendela belakang. Dia memegang pistol dan bisa saja menembak saya di belakang kepala," lanjut Corcoran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial