Suara.com - Angka penularan corona harian di DKI Jakarta semakin tinggi setiap harinya dengan angka 800-1.000 pasien setiap harinya belakangan ini.
Menanggapi situasi ini, Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta meminta agar pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan diperketat.
Anggota DPRD DKI fraksi Gerindra, Purwanto mengatakan pelaksanaan penggunaan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan (3M) harus melibatkan sampai tingkat kecil di masyarakat, termasuk Rukun Tetangga (RT). Setiap unsur harus bisa saling mengingatkan pentingnya 3M dalam mencegah penularan Covid-19.
Dalam mendorong pengawasan, Purwanto menilai seharusnya anggota dewan bisa melakukannya di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
Ia mengaku sudah melakukannya dengan mengadakan sosialisasi 3M di hadapan para Ketua RT, RW, tokoh masyarakat, LMK, FKDM, Karang Taruna, Kader PKK dan Satpol PP.
"Kita bersama-sama menggerakan dan mengajak semua warga untuk tetap menjaga hijaunya wilayah dan sendi kegiatan masyarakat tetap jalan namun bisa menjaga selalu mengikuti protokol 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," ujar Purwanto kepada wartawan, Senin (7/9/2020).
Ia meminta kepada berbagai elemen masyarakat itu agar berpatroli mengawasi penerapan 3M. Selanjutnya jika kedapatan ada pelanggaran, maka harus diingatkan dan diedukasi.
"Semua kader yang terlibat, nantinya akan keliling kampung menghimbau masyarakat untuk sadar protokol 3M, Warga yang kedapatan tidak pakai masker, kader akan menyampaikan edukasi memberikan arahan soal pentingnya kesehatan," jelasnya.
Dengan cara ini, masyarakat di Jakarta diharapkan sadar akan bahaya penularan corona jika tidak melaksanakan protokol kesehatan. Ia lantas berharap kegiatan serupa juga dilakukan seluruh wilayah ibu kota.
Baca Juga: Meski Angka Infeksi Bertambah, Ahli Sebut Virus Corona Covid-19 Makin Lemah
"Menjaga selalu kebersihan di lingkungan rumah dan selalu pakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak mudah-mudahan kita terhindar dari penyebaran virus corona. Saya berharap semua wilayah Jakarta akan ada kegiatan kesadaran 3M ini," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Fokus Kerja Dulu: Meski Didukung Relawan, Prabowo Kirim Pesan Mengejutkan Jelang Pemilu 2029
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Riza Patria Soroti Perjalanan Politik Prabowo dan Pesannya bagi Para Taipan
-
Riza Patria Klaim Kunjungan Luar Negeri Prabowo Perkuat Posisi Global Indonesia
-
Murni Dukungan atau Strategi Politik: Apa Sebenarnya di Balik Suara Lantang Prabowo Dua Periode?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Modus Baru! Rp300 Ribu Jadi Umpan, Pencuri di Kramat Jati Ngaku Kasat Narkoba Gondol Motor Ojek
-
Situasi Lebanon Memanas, PBB Khawatirkan Baku Tembak di Sepanjang Garis Biru
-
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Update Perang Iran: Kantor PM Israel Dikabarkan Jadi Sasaran, Nuklir Natanz Dihantam Rudal
-
5 Fakta Jepang yang Enggan Kutuk Serangan Israel ke Iran, Kenapa?
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada