Suara.com - Warga RT 02 RW 03 Jalan Pangkalan Jati II, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makassar, Jakarta Timur digegerkan dengan penemuan 2 ekor ular kobra mendekam di bawah tumpukan kain dalam rumah.
Kabar tersebut diketahui usai Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur berhasil mengevakuasi hewan reptil itu pada Kamis (17/9/2020) malam.
Kasi Ops Sudin PKP Jakarta Timur, Gatot Sulaeman mengatakan, dua ekor kobra itu masing-masing memiliki panjang 60 dan 70 sentimeter.
"Dua ekor kobra itu memiliki panjang 60 sentimeter dan 70 sentimeter. Saat dievakuasi ular tersebut bersembunyi di tumpukan kain dalam rumah," kata Gatot kepada wartawan, Jumat (18/9/2020).
Proses evakuasi berhasil dilakukan usai pemilik rumah melaporkan kejadian tersebut ke Sudin PKP Jakarta Timur pukul 21.52 WIB. 5 personel pun diterjunkan dalam kejadian tersebut.
"Anggota sempat menyisir rumah ular berhasil ditangkap, hanya ada 2 ular kobra di dalam rumah," tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengimbau warga segera melapor ke Sudin PKP jika ditemukan hewan liar berbahaya di lingkungan rumah. Apalagi saat ini Jakarta mulai memasuki musim hujan.
Tag
Berita Terkait
-
Turis Jerman Tewas Dipatok Ular Kobra saat Pertunjukan Satwa Liar di Hotel Mewah Mesir
-
Bikin Merinding, Video Viral Penyelamatan Pria yang Celananya Dimasuki Ular Kobra
-
Duel Maut Petani Sukabumi vs King Kobra 4 Meter: Sama-sama Tewas, Ular Tertancap Tongkat
-
Tragis! Perempuan Brebes Duel Maut dengan Kobra Jelang Salat Isya: Ular Mati, Sumyati Meninggal
-
Ajaib, Nyawa Balita India Ini Selamat Usai Balas Gigit Ular Kobra Sampai Mati
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Polisi 'Nyicil' Periksa 321 Tersangka Judol Hayam Wuruk, Sehari Jatah 40 Orang
-
Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi
-
Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M
-
Siti Zuhro Tagih Komitmen Reformasi Polri: Jajaran Harus Setia pada NKRI, Bukan pada Prabowo
-
Balas Ancaman Trump, Iran: Teluk Oman akan Jadi Pemakaman AL AS
-
Sang Adik Ditangkap Tentara Israel, Presiden Irlandia: Saya Sangat Bangga Padanya
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan