Suara.com - Anggota Ombudsman RI Alvin Lie melayangkan protes kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim terkait pembagian kuota internet gratis untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama pandemi virus corona covid-19.
Melalui akun Twitternya @alvinlie21, dia mengaku mendapatkan bantuan kuota internet dari Telkomsel yang mengatasnamakan bantuan Kemendikbud.
"Yth @Kemendikbud_RI @nadiemmakarim. Saya bukan pelajar/guru/dosen yang berhak mendapat Kuota Internet. Dini hari tadi jam 01:19 WIB masuk SMS notifikasi dari @Telkomsel bahwa Kuota Internet Pendidikan bantuan Kemendikbud telah aktif, Mohon perhatian," cuit @alvinlie21 dikutip Suara.com, Selasa (22/9/2020).
Cuitan itu langsung direspon oleh Kemendikbud yang menyebut Alvin masih terdaftar sebagai mahasiswa S3 di Universitas Diponegoro, Semarang sehingga pantas mendapatkan kuota internet bantuan pemerintah.
"Yth Bapak Alvin Lie. Terima kasih atas konfirmasi Bapak bahwa bapak telah mendapatkan bantuan kuota internet dari pemerintah. Saat ini berdasarkan data di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti), bapak tercatat sebagai mahasiswa S3 di Universitas Diponegoro. Kuota tersebut bapak terima sebagai mahasiswa," jawab twitter @Kemdikbud_RI.
Menanggapi hal itu, Alvin Lie mengatakan memang dirinya masih aktif sebagai mahasiswa S3 Undip, namun banyak pelajar dan mahasiswa yang lebih pantas dan membutuhkan bantuan pemerintah tersebut.
"Rasa-rasanya mahasiswa S3 seperti saya ini kan enggak perlu diberikan bantuan kuota internet, ini kan untuk mereka yang masih muda yang belum bekerja, kalau mahasiswa S2 dan S3 ini kan rata-rata sudah bekerja dan berpenghasilan," kata Alvin saat dihubungi.
Diketahui, mulai hari ini Kemendikbud mulai mengirimkan bantuan subsidi kuota untuk siswa, mahasiswa, guru dan dosen tahap pertama yang dilakukan pada 22-24 September, kemudian nanti tahap kedua pada 28-30 September.
Peserta didik akan mendapatkan dua tipe kuota yakni kuota umum dan kuota belajar, kuota belajar hanya bisa digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran yang tercantum pada kuota.belajar.kemdikbud.go.id.
Baca Juga: Sundawani Wirabuana Sebut Penghapusan Matpel Sejarah Upaya Pelemahan Bangsa
Rinciannya, siswa pendidikan anak usia dini (PAUD) mendapat 20 gigabyte (GB) (rincian 5 GB kuota umum dan 15 GB kuota belajar).
Siswa jenjang dasar dan menengah mendapat 35 GB (5 GB kuota umum dan 30 GB kuota belajar), guru mendapat 42 GB (5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar).
Sementara, mahasiswa dan dosen mendapat 50 GB (5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar).
Berita Terkait
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
DPR Resmi Setujui 9 Anggota Ombudsman RI Baru Periode 2026-2031, Ini Daftarnya
-
Komisi II DPR Tetapkan 9 Anggota Ombudsman RI 2026-2031, Hery Susanto Jadi Ketua
-
Soal Sengketa Tanah Jimbaran, Ombudsman RI Sebut BPN Bali Patuhi Rekomendasi
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Viral TikToker Bongkar Lokasi Pertahanan Israel, Iran Diduga Langsung Mengebom
-
Dasco Ungkap Pembicaraannya dengan Prabowo soal Strategi 'Take Over' Gaza
-
KPK Tetapkan 2 Tersangka dalam OTT Cilacap
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS