Polisi militer Brasil agak mirip dengan polisi negara bagian di Amerika Serikat, dalam arti bahwa mereka dikendalikan oleh pemerintah negara bagian.
Di kota Soure. petugas polisi menyatakan bahwa berpatroli bersama kerbau dapat meredakan ketegangan dengan penduduk.
Ide unik kepolisian Marajo tersebut langsung menarik perhatian. Piauí, majalah kelas atas di Rio de Janeiro, menyebut unit tersebut sebagai "Tentara Kerbau" Brasil.
Meskipun kerbau dapat ditemukan di tempat lain di Brasil, pasukan polisi lain belum mengikuti jejak mereka untuk menggunakan kerbau. Namun, para perwira di Batalyon ke-8 mengatakan bahwa mereka siap untuk mengejarkan bagaimana menunggunag kerbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan.
"Brasil adalah negara tropis, dan itu berarti kita harus menemukan solusi tropis untuk tantangan yang kita hadapi," kata Emerson Cassiano, seorang anggota polisi di unit kerbau.
"Teman-temanku menggodaku, mengatakan seekor kerbau hanya untuk disembelih dan menjadi steak, tapi itu adalah sudut pandang yang bodoh," tambah Mr. Cassiano.
"Lihat apa yang telah dicapai orang sejak mereka mulai menunggang kuda daripada memakannya. Patroli kerbau kita bisa menjadi awal dari sesuatu yang besar." pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ahmad Muzani: Indonesia Bisa Kapan Saja Keluar BoP, Tapi Butuh Hal Ini
-
Turkiye Tangkis Rudal Iran, Kirim Peringatan ke Teheran
-
Timur Tengah Memanas, DPR Segera Panggil Kementerian Haji Bahas Nasib Jemaah Umrah
-
Ketegangan Memuncak: Korban Jiwa di Iran Tembus 1.145 Orang
-
Pengamat: BHR untuk Mitra Ojol Bentuk Kebijakan Perusahaan Berbasis Produktivitas
-
Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Sering Telat, DPR Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan
-
Kubu Yaqut Pertanyakan Keabsahan Kerugian Negara Rp622 M: Nilainya Berubah-ubah
-
Hak Korban Kekerasan Seksual Terabaikan, LBH APIK Kritik Penerapan RJ dan Pemotongan Anggaran
-
Kerugian Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Beberkan Bukti Audit BPK di Praperadilan Yaqut
-
Menag Lapor Presiden Takbiran di Bali Tetap Jalan Saat Nyepi, Tanpa Sound System dan Dibatasi Jam