Suara.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin menampik bahwa dirinya kenal dengan Djoko Tjandra. Ia juga mengklaim tidak pernah melakukan panggilan video dengan Djoko sebagaimana kabar yang beredar.
Hal itu ia sampaikan menjawab pertanyaan anggota Komisi III DPR Supriansa dalam rapat kerja di Komisi III.
Supriansa menanyakan apakah memang benar bahwa Burhanuddin sempat melakukan panggilan video dengan Djoko melalui ponsel milik Jaksa Pinangki.
"Kemudian apakah saya ada melakukan vcall dengan Djoko Tjandra? Kami sama sekali tidak mengenal yang namanya Djoko Tjandra. Saya tidak pernah komunikasi dengan Djoko Tjandra dan saya tidak pernah untuk memerintahkan Pinangki untuk menangani Djoko Tjandra," kata Burhanuddin, Kamis (24/9/2020).
Burhanuddin menganggap tindakan membantu Djoko Tjandra bukan sebuah keputusan cerdas. Karena itu ia justru menganggap ada jaksa yang bodoh apabila mengeluarkan pernyataan kasus Djoko bisa dilakukan peninjauan kembali.
"Adalah suatu hal yang bodoh apabila kami melakukan itu. Karena perkara ini tinggal eksekusi. Tidak ada lagi upaya-upaya lain, upaya hukum lain tidak ada. Ini hanya tinggal eksekusi. Kalau ada yang menyatakan 'ini bisa PK', alangkah jaksanya yang bodoh. Ini pelaksana tinggal dilaksanakan, udah ada putusan. Enggak ada alasan lagi jaksa untuk melakukan PK," kata Burhanuddin.
Ia kemudian kembali menjawab pertanyaan Supriansa selanjutnya mengenai sosok Irfan Jaya.
Supriansa menanyakan bagaimana kemudian Irfan mengenal Burhanuddin.
"Kemudian apa benar saya mengenal Irfan Jaya? Kalau Irfan Jaya, pada waktu saya jadi Kajati Sulawesi Selatan, dia sebagai orang LSM, pernah ketemu saya dan sejak itu, saya tidak pernah lagi berhubungan dengan yang bersangkutan," tutur Burhanuddin.
Baca Juga: Inisial BR di Action Plan Pinangki, Jampidsus: Itu Pak Jaksa Agung Saya
"Itu, saya waktu itu sedang melakukan pengumpulan teman-teman LSM untuk kita diajak bicara bagaimana penyelesaian-penyelesaian perkara yang ada di Sulsel dan saya sama sekali dengan Irfan Jaya, hanya kenal sebatas itu," tandasnya.
Berita Terkait
-
Namanya Masuk Dakwaan Kasus Pinangki, Jaksa Agung: Saya Tak Peduli
-
Inisial BR di Action Plan Pinangki, Jampidsus: Itu Pak Jaksa Agung Saya
-
Tak Diborgol saat Tiba di Kejagung, Djoko Tjandra: Mau Jalan-jalan
-
Perantara Pinangki-Djoko Foto dengan Ma'ruf Amin, Ini Kata Jubir Wapres
-
Kuasa Hukum Pinangki Bantah Kliennya Terima 500 Ribu USD dari Djoko Tjandra
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi