Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta 1.100 kamar hotel di daerah Sumatera Utara disiapkan untuk dijadikan ruang isolasi bagi pasien Covid-19 tanpa gejala.
"1.100 kamar hotel untuk pasien positif/terkonfirmasi tanpa gejala (OTG/orang tanpa gejala) itu tersebar di Sumut," ujar Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumut, Denny S. Wardhana di Medan, Jumat (26/9/2020).
Nantinya 1.100 kamar hotel itu akan disebar di sejumlah wilayah di Sumut, sebanyak 600 kamar untuk wilayah Medan, Binjai, Deliserdang (Mebidang), Asahan dan Kisaran (100), Siantar, Simalungun (100) dan Karo (50) serta Nias 250 kamar.
Permintaan 1.100 kamar hotel itu dinyatakan dalam rapat dengan BNPB, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut dan instansi terkait lainnya.
Terkait permintaan itu, katanya, PHRI akan menyoalisasikan ke manajemen hotel anggota PHRI Sumut.
"Secara jumlah yang dibutuhkan bisa dipenuhi karena ada 5.000-an total kamar hotel di Sumut. Yang harus dipastikan, apakah manajemen hotelnya mau tidak," katanya.
Kalau pengelola hotelnya mau, maka tarif kamarnya akan diajukan ke BNPB/BPBD Sumut.
"Tapi tentunya hotelnya diverifikasi pihak terkait dulu untuk memastikan memenuhi standar sebagai tempat isolasi pasien COVID-19 tanpa gejala," katanya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumut dr Ria Novida Telaumbanua mengakui ada rapat membahas ruang isolasi bagi pasien Covid-19 tanpa gejala
Baca Juga: Buruh Meninggal Usai Mandikan Jenazah, Dimakamkan Secara Protokol Covid-19
"Rapatnya Kamis.Perlu penambahan ruang isolasi bagi pasien COVID-19,"katanya.
Sebagian besar, kamar hotel itu diperlukan untuk wilayah Mebidang.
Adapun hotel yang diajak kerja sama adalah hotel bintang tiga ke bawah, namun tidak tertutup kalau hotel berbintang 4 yang mau. (Antara)
Berita Terkait
-
Buruh Meninggal Usai Mandikan Jenazah, Dimakamkan Secara Protokol Covid-19
-
Malaysia Laporkan 111 Kasus Baru Covid-19, Singapura Cuma 11
-
Arahan Menkes, Bed ICU RS Darurat Wisma Atlet Bakal Dikurangi, Mengapa?
-
UPDATE: Kasus Positif Covid-19, Kalimantan Timur Berada di Peringkat Tiga
-
Raup Untung Besar, Viral Penjual APD Doakan Pandemi Covid-19 Tak Berakhir
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Mantan Kepala LKPP Ungkap Aturan Harga E-Katalog dalam Sidang Dugaan Korupsi Nadiem Makarim
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur
-
Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG