Suara.com - Vanuatu kembali mengungkit isu pelanggaran HAM di Papua dalam Sidang Majelis Umum PBB. Tidak hanya tahun ini, Vanuatu juga sudah cukup sering menyinggung isu serupa di tahun-tahun sebelumnya. Berikut fakta seputar Vanuatu yang dirangkum Suara.com.
Tindakan Vanuatu mengungkit isu pelanggaran HAM di Papua dalam Sidang Majelis Umum PBB ini dilatarbelakangi oleh rasa kedekatan etnis mereka dengan masyarakat di Papua. Pasalnya, sebagian besar penduduk Vanuatu merupakan bangsa Melanesia seperti penduduk asli Papua.
Selain fakta bahwa sebagian besar penduduknya berasal dari bangsa Melanesia, terdapat beberapa fakta lain seputar Vanuatu yang menarik untuk disimak.
Berikut ini 8 fakta seputar Vanuatu, negara kepulauan yang terletak di Samudra Pasifik.
1. Rumah bagi Salah Satu Gunung Api Teraktif
Vanuatu adalah rumah bagi salah satu gunung api paling aktif di dunia. Menurut Volcanic Explosivity Index, Gunung Api Ambrym yang terletak di Kepulauan Vanuatu menduduki peringkat kedua untuk kategori ledakan vulkanik terbesar dalam sejarah geologi baru-baru ini. Bahkan, sejak tahun 1986, letusan Gunung Ambrym terjadi hampir setiap tahun.
2. Penemu Bungee Jumping
Selama berabad-abad, para pria di Pulau Pentakosta di Vanuatu mempraktikkan sebuah ritual bernama Nanggol atau penyelaman darat. Ritual ini dilakukan setiap tahunnya untuk merayakan panen ubi jalar. Para pria akan melompat dari sebuah menara kayu setinggi 30 meter dengan tanaman merambat yang diikatkan ke pergelangan kaki mereka. Ritual inilah yang menjadi cikal bakal permainan bungee jumping.
3. Negara yang Tidak Memiliki Tentara Profesional
Baca Juga: Vanuatu Giat Persoalkan HAM Papua di PBB, Diplomat RI Cuma Beretorika
Berdasarkan daftar yang diterbitkan CIA World Factbook, Vanuatu merupakan satu dari 23 negara di dunia yang tidak memiliki tentara profesional. Di Vanuatu, fungsi pasukan militer diambil alih oleh pasukan polisi nasional mereka, yakni Vanuatu’s Mobile Force.
4. Memiliki Reputasi Negara dengan Praktik Kanibalisme
Kasus kanibalisme yang paling terkenal di Vanuatu adalah di tahun 1839 saat dua misionaris Inggris pertama dibunuh dan dimakan di Pulau Martir. Di tahun 2008, seorang reporter yang datang ke Vanuatu juga ditawari pelajaran tentang cara terbaik memasak manusia.
5. Salah Satu Negara yang Paling Jarang Dikunjungi
Setiap tahunnya, hanya terdapat sekitar 95.000 orang yang berkunjung ke Vanuatu. Salah satu faktor yang menghambat datangnya wisatawan asing adalah waktu perjalanan yang sangat panjang. Jika ingin mengunjungi Vanuatu, wisatawan harus melakukan perjalanan selama 33 jam dengan dua kali transit.
6. Negara Paling Bahagia Keempat di Dunia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
12 Negara Islam Kompak Lawan Iran: Hentikan Serangan atau Kami Balas
-
Dasco dan Puan Duduk Satu Kursi Dampingi Prabowo-Mega, Sinyal Politik Apa?
-
Menkeu Purbaya: Program MBG Dihentikan Selama Libur Lebaran, Lumayan Hemat Triliunan Rupiah
-
Ubedilah Badrun Ungkap 3 Dugaan Aktor Intelektual di Balik Serangan Andrie Yunus
-
Tol MBZ Sempat Ditutup Akibat Lonjakan 270 Ribu Kendaraan, Kakorlantas: Puncak Arus Masih Tinggi
-
Data Kemenag: Hilal Belum Penuhi Kriteria MABIMS, 1 Syawal 1447 H Masih Tunggu Sidang Isbat
-
Soroti Perbedaan Inisial Pelaku Air Keras Andrie Yunus, Ubedilah Badrun: Koordinasi TNI-Polri Kacau
-
Jelang Sidang Isbat: MUI Ingatkan Potensi Lebaran Berbeda, Umat Diminta Tak Saling Menyalahkan
-
Sekretariat Wapres Dorong UMKM dan Pelaku Ekonomi Perempuan Naik Kelas
-
Hasto Ungkap Isi Pertemuan 2 Jam Prabowo-Megawati di Istana