Suara.com - Banjir setinggi 40 sentimeter pada Senin (5/10/2020) hingga pukul 16.30 WIB masih menggenangi permukiman warga di Jalan Kemang Selatan X, RT 3, RW 2, Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan.
Lurah Bangka Nofia Ernita mengatakan air lambat surut dikarenakan Kali Krukut masih meluap.
"Untuk di RT 3, RW 2, Jalan Kemang Selatan X, masih ada genangan setinggi 40 sentimeter, warga masih mengungsi di mushala," kata Nofia.
Nofia menyebutkan total ada 30 orang warga yang mengungsi di Musala Al Muhajidin. Mereka yang mengungsi rata-rata yang rumahnya berlantai satu. Sedangkan warga lainnya memilih bertahan di lantai dua rumahnya.
Menurut Nofia, air mulai masuk ke pemukiman warga warga pada Ahad (4/10) malam sekitar pukul 22.00 WIB, ketinggian air mencapai 1,5 meter.
Banjir disebabkan oleh curah hujan yang tinggi pada Minggu malam yang berlangsung dari pukul 19.00 WIB hingga 00.00 WIB dini hari.
"Selain karena curah hujan yang tinggi, juga karena luapan Kali Krukut," ujar Nofia.
Nofia mengatakan selain di Jalan Kemang Selatan X, banjir setinggi 80 sentimeter juga menggenang pemukiman warga di Jalan Kemang Timur XI dan Jalan Kemang Utara IX.
Banjir di wilayah Kemang Timur XI dan Kemang Utara IX disebabkan oleh luapan Kali Mampang. Air mulai naik pukul 21.00 WIB dan surut di pukul 01.30 WIB.
Baca Juga: Banjir Rendam Pemukiman di Petogogan Jakarta Selatan
"Alhamdulillah untuk Kali Mampang karena sudah ada gerebek lumpur, jadi surut airnya cepat, jam 01.30 WIB air sudah surut, biasanya bisa satu setengah hari," ujar Nofia.
Banjir setinggi lima hingga delapan senti meter juga menggenangi Jalan Raya Kemang sehingga membuat lalu lintas kendaraan jadi terhambat.
Sekitar pukul 11.00 WIB air sudah surut dan jalan sudah lancar dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sementara itu, Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan mencatat ada 21 lokasi banjir yang terjadi di wilayah Jakarta saat hujan turun pada 4 Juni 2020. [Antara]
Berita Terkait
-
Tanggul Sungai Nglangak Jebol, Ratusan Rumah di Kudus Terendam Banjir
-
Jakarta Diguyur Hujan dari Pagi Sampai Malam: Peta Sebaran Hujan Lengkap dari BMKG
-
Kendalikan Banjir, Pramono Anung dan Andra Soni Sepakat Bangun Waduk Polor
-
Buntut Hujan Deras, 39 RT di Jakarta Selatan Dikepung Banjir Setinggi 30 Sentimeter
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Di Istiqlal, MUI Ingatkan Perusak Lingkungan Adalah Kejahatan Besar di Mata Al-Qur'an
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta