Suara.com - Michael Richard Pence atau yang akrab dipanggil Mike Pence merupakan seorang Wakil Presiden Amerika Serikat ke-48. Berikut profil Mike Pence selengkapnya.
Sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden AS, ia menjabat sebagai Gubernur negara bagian Indiana ke-50 pada periode 2013 hingga 2017.
Mike Pence lahir di Colombus, Indiana pada tanggal 7 Juni 1959. Ia merupakan salah satu dari 6 bersaudara yang lahir dari ayah yang bernama Edward J. Pence Jr. dan ibu yang bernama Nancy Jane.
Keluarga Mike Pence merupakan keluarga Katolik yang merupakan imigran dari Irlandia. Pada tahun 1985, Mike Pence menikah dengan Karen dan dikaruniai tiga orang anak yang bernama Michael, Charlotte dan Audrey.
Mike Pence lulus dari Colombus North High School pada tahun 1977. Mike Pence juga melanjutkan pendidikan di Hanover College pada tahun 1981 dan meraih gelar sarjana sejarah. Semasa berkuliah di Hanover College, Mike Pence aktif dalam perkumpulan Phi Gamma Delta.
Selain itu, di Indiana University, Mike Pence juga belajar di Robert H. McKinney School of Law pada tahun 1986.
Baca Juga: Profil Kamala Harris Terlengkap
Setelah lulus dari kuliah hukum, Mike Pence berprofesi menjadi seorang pengacara di sebuah firma hukum swasta. Pada tahun 1988 hingga 1990, Mike Pence mencoba untuk menjadi anggota kongres namun usahanya gagal.
Kemudian ia menjabat sebagai Presiden dari Indiana Review Foundation dan juga anggota dari State Policy Networkpada tahun 1991.
Setahun kemudian, pada 1992, Mike Pence menjadi pembawa acara program radio yang bernama “The Mike Pence Show” di Rushville, Negara Bagian Indiana. Dalam acara radionya, ia memanggil namanya sendiri dengan “Rush Limbaugh dalam Dekafeinasi” sejak itu ia mengaku sebagai seorang politikus konservatif.
Tahun 2000, Mike Pence terpilih menjadi anggota kongres negara bagian Indiana. Mike Pence menjabat sebagai Gubernur negara bagian Indiana pada periode 2012 hingga 2016.
Lalu pada pemilu 2016, Mike Pence menjadi pendamping dari Donald Trump untuk memenangkan kursi Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat. Ia bersama Donald Trump berhasil mengungguli pasangan Hillary Clinton dan Tim Kaine.
Dalam pemilu Amerika Serikat tahun ini, Mike Pence kembali menjadi pendamping Donald Trump. Keduanya akan bertarung dalam pemilu 3 November 2020 nanti melawan pasangan calon Presiden AS Joe Biden dan calon Wakil Presiden AS Kamala Harris.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional
-
Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?